Jelang Puasa, Pjs Bupati Lebak Sidak Pasar Tradisional

Pjs Bupati Lebak Ino S Rawita didampingi Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Lebak sedang berdiskusi dengan pedagang bumbu dapur di pasar tradisional Rangkasbitung, Rabu 16/5, (Foto/Deni).

LEBAK, – Pjs Bupati Lebak Ino S Rawita didampingi Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Diaperindag) Lebak Dedi Rahmat bersama tim pengendali inflasi daerah (TPID) Kabupaten Lebak melakukan inspeksi mendadak (Sidak) harga sembilan bahan poko (Sembako) ke pasar-pasar tradisional, antara lain pasar tradisional Maja dan pasar tradisional Rangkasbitung, Rabu (16/5).

Pjs Bupati Lebak Ino S Rawita mengatakan, kegiatan ini dilakukan sebagai langkah antisipasi lonjakan harga dan memastikan ketersediaan sembako di pasar tradisional memasuki awal puasa.

“Saya bersama-sama dengan Kadis Indag dan pejabat lainya melakukan sidak langsung ke pasar tradisional untuk memantau kestabilan harga dan mengecek ketersediaan sembako,” kata Pjs Bupati kepada wartawan, Rabu (16/5).

Pjs Bupati Lebak Ino S Rawita didampingi Tim Pemantau Inflasi Daerah (TPID) saat memantau harga di pasar tradisional Maja, Kecamatan Maja, Kabupaten Lebak, Rabu 16/5, (Foto/Ali).

Pjs Bupati bersama tim sempat melakukan dialog dengan sejumlah pedagang untuk menanyakan harga-harga komuditas yang mereka jual. Dari hasil sidak ini, Pjs Bupati Lebak menyimpulkan, harga bahan pokok masih relatif stabil, meski ada kenaikan harga, namun masih dalam kondisi yang wajar.

“Informasi dari para pedagang, harga kebutuhan bahan pokok masih relatif stabil. Ada kenaikan harga Rp 1.000-Rp 2.000, itu karena memang ada perbedaan kualitas barang, sehingga harganya agak naik sedikit,” ungkapnya.

Ino mengimbau kepada pedagang kepada para pedagang pasar tradisional apabila ditemukan pedagang yang coba-coba ingin bermain spekulasi sehingga menyebabkan terjadinya kelangkaan selama bulan Suci Ramadhan dan menjelang Hari Raya Idul Fitri 1439 H maka akan dilakukan tindakan secara hukum.

“Saya akan perintahkan Tim Satgas Pangan untuk melakukan penindakan pabila ada pedagang ataupun distributor yang melakukan penimbunan dan menaikkan harga sembako diatas harga normal,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perindusterian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Lebak Dedi Rahmat mengatakan, selain memantau perkembangan harga sembako di pasar-pasar tradisional, pihaknya juga akan menggelar pasar murah di 28 kecamatan selama bulan puasa ini.

“Memang saat ini ada sejumlah sembako yang mengalami kenaikan, namun masih dalam batas yang wajar. Kami juga akan menggelar pasar murah ramadhan di 28 Kecamatan yang di wilayah Kabupaten Lebak,” imbuhnya. (Deni/Ali).