
RANGKASBITUNG,- Jelang hari raya idul fitri 1439 H, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebak, melalui Dinas Perinduatrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Lebak menggelar pasar murah di alun-alun Kota Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten, Kamis (7/6).
“Kegiatan ini merupakan upaya Pemkab Lebak bekerja sama dengan Disperindag dalam upaya menjaga ketersediaan bahan pokok, sekaligus untuk menjaga kestabilan harga-harga barang kebutuhan pokok menjelang hari Raya Idul Fitri,” kata Sekretaris Daerah (Sekda) Pemkab Lebak Dede Jaelani saat memantau kegiatan pasar murah di alun-alun Kota Rangkasbitung.
Dede mengatakan, dalam pelaksanaan pasar murah tersebut pihaknya bekerja sama dengan distributor serta perbankan dan minimarket untuk memberikan paket sembako murah kepada warga kurang mampu dengan menyediakan paket sembako sebanyak 11.000 paket dengan harga murah.

“Kegiatan pasar murah ini sudah berjalan di 28 Kecamatan. Paket sembako ini telah disubsidi sebanyak 10 – 20 persen sesuai dengan jenis komoditinya,” paparnya.
Sementara itu, Kepala Disperindag Lebak Dedi Rahmat pada kesempatan yang sama mengatakan, meskipun kegiatan operasi pasar murah ini belum dapat menjangkau seluruh masyarakat di Kabupaten Lebak, namun harapannya bisa sedikit mengurangi beban masyarakat terhadap kebutuhan pokok, karena naiknya harga-harga menjelang lebaran.
“Beberapa bahan pokok yang tersedia dalam pasar murah ini diantaranya, telur, tepung terigu, minyak sayur, beras, gula, mie instan, dan komoditi lainya. Keseluruhan totalnya ada 11.000 paket sembako yang dijual. Kedepan jika APBD Lebak membaik kita akan menambah kuota paketnya,” tandasnya. (Yusup/Deni).


































