
LEBAK,- Rehabilitasi sekolah SDN 3 Pondok Panjang yang berlokasi di Kampung Nangkub, Desa Pondok Panjang, Kecamatan Cihara, Kabupaten Lebak, Banten diduga bangunan siluman. Pasalnya dalam pelaksanaan rehab bangunan tersebut tidak disertakan papan informasi proyek.
Salah seorang guru di sekolah tersebut Apudin mengatakan bahwa proyek rehab sekolah tersebut tidak dipasang papan informasi proyek. Sehingga tidak diketahui berapa jumlah anggaran dan pelaksananya.
“Kami tidak tahu siapa pelaksana proyeknya. Karena karena sama sekali tidak ada kordinasi dengan pihak sekolah,” kata Apudin saat ditemui wartawan di sekolah, Sabtu (26/10/2019).
Dia mengatakan, dalam teknik pelaksanaanya pun diduga asal – asalan. Lantaran, material yang digunakan untuk pengecoran memakai kaso bekas sisa bangunan lama. Padahal menurut sepengetahuanya, dalam pengerjaan tersebut harus menggunakan bahan yang baru.
“Setau saya material papan/kaso untuk pengecoran dan segala macemnya itu menggunakan material yang baru. Tapi ini malah menggunakan material lama,” katanya sambil menunjuk papan yang digunakan untuk pengecoran.
Selain itu, lanjut Apudin, besi behel untuk coran yang mereka gunakan juga diduga tidak sesuai spek. karena ukurannya berpariatif ariatif menggunakan besi ukuran 10 mili dan besi 8 mili,” ujarnya.
Sementara itu, saat hendak ditemui wartawan, pelaksana proyek pembangunan rehabilitasi sekolah tersebut malah menghindar dan tidak mau memberikan keterangan mengenai pelaksanaan proyek. (Kus).



































