215 Pejabat di Lebak Ikuti Uji Kompetensi

LEBAK – Bekerjasama dengan tim penguji dari Pusat Studi Kebijakan negara (PSKN) Fakultas Hukum Universitas Padjajaran Bandung, Pemerintah Daerah Lebak melaksanakan Uji Kompetensi bagi pejabat eselon II, III dan IV serta Pelaksana di lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Lebak yang berlangsung di Aula Mulltatuli Setda Lebak, Selasa (27/8/2019).

Bupati Lebak Iti Octavia Jayabaya mengatakan, tujuan diselenggarakannya uji kompetensi ini untuk mendapatkan informasi yang objektif mengenai karakter, keahlian dan kemampuan atau kompetensi baik dari segi kompetensi dari masing-masing Aparatur Sipil Negara (ASN).

“Melalui pelaksanaan uji kompetensi ini diharapkan kita memiliki data karakter, keahlian dan kompetensi yang dimiliki oleh setiap ASN yang akan kami gunakan sebagai bahan pertimbangan dan evaluasi dalam rangka penempatan jabatan maupun dalam rangka peningkatan kompetensi ASN melalui pendidikan dan pelatihan, sehingga didapatkan ASN yang profesional dalam melaksanakan pembangunan dan pelayanan publik,” ungkap Bupati Lebak Iti Octavia Jayabaya dalam sambutannya.

Sementara itu, Ketua Program Studi Doktor Dan Magister Ilmu Hukum yang sekaligus tim penguji dari Pusat Studi Kebijakan Negara (PSKN) Indra Perwira mengatakan, kegiatan ini merupakan bagian dari evaluasi kinerja, dimana menurut Indra, berdasarkan Undang-Undang ASN secara periodik, kinerja ASN harus dievaluasi guna menempatkan ASN berdasarkan kompetensinya di tempat yang tepat (Right Man in The right place).

Lebih lajut Indra menjelaskan, untuk menjadi pemimpin tidak cukup dengan berkompeten saja, tetapi harus di combaine atau gabung dengan rasa sensitifitasnya terhadap masyarakat.

“Kami berharap dengan kegiatan ini akan membuat teman-teman ASN percaya diri dalam mengemban tugas, terutama dalam pelayanan publik dan tahu persis apa peran mereka di masyarakat, dengan hal ini membuat Lebak akan lebih maju,” tuturnya.

Untuk diketahui kegiatan uji kompetensi ini akan dilaksanakan selama dua hari, yakni tanggal 27-28 Agustus 2019 dengan dua jenis tes, yaitu tes wawancara untuk pejabat eselon II dan III, serta tes tertulis untuk sebagian pejabat eselon III, IV dan staff. (Omet).