Pemdes Sumberwaras Serius Lakukan Pencegahan Wabah Covid-19

Sejumlah warga sedang memasang spanduk tentang sosialisasi pencegahan penyebaran virus corona di Desa Semberwaras, Kecamatan Malingping. (Foto/Kus).

LEBAK – Pemerintahan Desa Sumberwaras, Kecamatan Malingping, Kabupaten Lebak sangat serius menangani pencegahan penyebaran wabah virus Corona atau Covid-19 yang kian hari sangat menghawatirkan. Terlebih bagi desa yang menjadi wadah untuk menampung warganya yang baru kembali dari luar daerah.

Desa Sumberwaras yang memiliki angka pemudik dari kota sekitar 200 orang lebih sehingga membuat pemerintahan desa harus lebih gencar dan serius melakukan sosialisasi ke tiap pelosok desa.

Ibrahim, salah satu ketua Rukun Tetangga Kampung Sompok, Desa Sumberwaras engatakan, di wilayahnya ada sekitar 20 orang yang baru mudik dari kota.

“Warga disini ada sekitar 20 Orang yang baru mudik dari kota. Sesuai dengan instruksi dari kepala desa Sumberwaras saya selalu mencatat dan memberikan saran kepada warga yang baru datang agar sementara tetap tinggal dirumah dan tidak melakukan aktifitas diluar rumah untuk menghindari penularan wabah virus yang mereka bawa dari kota,” katanya kepada wartawan, Kamis (16/4/2020).

Sementara itu, Usup Supardi Kepala Desa Sumberwaras Saat ditemui dikantornya mengaku sudah berupaya semaksimal mungkin pencegahan yang dilakukan di wilayah desa sumber waras ini. untuk memutus mata rantai penyebaran virus Corona atau covid-19 dengan cara melakukan penyemprotan disinfektan ke pemukiman warga tempat peribadatan dan tempat – tempat yang dijadikan kumpulan orang banyak.

Saat ini kita pun selalu melakukan sosialisasi kepada warga dengan memasang baliho bahayanya penularan wabah virus Corona yang sudah terpasang di beberapa titik dan kita sudah membuat posko sebanyak 7 posko yang berada di wilayah desa Sumberwaras agar warga disini bisa terhindar dari wabah virus tersebut.

“Saya berharap kerjasamanya dari warga terutama warga yang baru mudik dari kota karena di wilayah desa Sumberwaras ini ada sekitar 200 orang lebih yang tersebar di 22 RT. Warga yang memiliki pekerjaan di wilayah Jabodetabek dan saat ini sudah ada di kampung, untuk itu kepada warga yang baru mudik agar mentaati peraturan – peraturan yang sudah kita sosialisasikan semoga kita semua bisa terhindar dari wabah virus corona tersebut,” harapnya. (Kus).