
LEBAK,- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Lebak memberikan pendidikan pemilih dan sosialisasi pemilu 2019 kepada kelompok penyandang disabilitas, Selasa (13/11/2018).
Kegiatan yang di gelar di Sekolah Khusus (SKh) Negeri 2 Lebak di jalan Siliwangi Rangkasbitung ini di ikuti sekitar 15 orang peserta diantaranya tuna netra dan tuna rungu. Mereka tampak antusias mengikuti kegiatan yang digelar oleh KPU Lebak.
Ketua KPU Lebak, Ahmad Saparudin mengatakan, kegiatan pendidikan dan sosialisasi ini bertujuan untuk memberikan pemahaman serta informasi tentang pemilu 2019 mendatang kepada kelompok penyandang disabilitas.
“Mereka memiliki hak dan kesempatan yang sama dalam memperoleh informasi terkait pemilu legislatif dan pilpres 2019 nanti,” kata Ahmad Saparudin, Selasa (13/11/2018).
Ia menjelaskan, dalam DPT KPU Lebak tercatat sekitar 500 lebih pemilih dari kelompok penyandang disabilitas yang harus mendapat perhatian khusus.
“Pada pemungutan suara nanti, mereka ini akan mendapat perlakuan dan fasilitas khusus, seperti penggunaan boiler serta diperbolehkan untuk didamping pihak keluarga saat didalam kobong,” ujarnya.
Sementara itu, Wakil Kepala Sekolah bidang Humas SKh Negeri 2 Rangkasbitung Ninin Juaningsih mengatakan, kegiatan ini sangat bermanfaat bagi penyandang disabilitas.
“Selama ini mereka (penyandang disabilitas) hanya diajak untuk memilih saja. Tapi dengan kegiatan ini mereka bisa memperoleh pengetahuan yang lengkap,” katanya.
Ia berharap, dengan adanya pendidikan dan sosialisasi ini diharapkan agar KPU Lebak sebagai penyelenggara pemilu bisa memfasilitasi para penyandang disabilitas bisa ikut serta dalam pemilu serentak tahun 2019 mendatang.
“Kami harap KPU bisa memfasilitasi mereka. Dan mudah-mudahan pada pelaksanaannya nanti para penyandang diasbilitas ini dapat menggunakan hak pilih sesuai hati nuraninya tanpa intimidasi dari pihak manapun,” tandasnya. (Deni).


































