
LEBAK,- Banjir bandang dan longsor yang melanda wilayah Kabupaten Lebak, Banten pada Rabu (01/01/2020) pagi tadi mengakibatkan ribuan warga terpaksa mengungsi ke sejumlah tempat seperti, majelis taklim, rumah kerabat dan posko-posko pengungsian.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat mencatat sedikitnya ada 9 desa di 13 titik lokasi yang tersebar di 6 Kecamatan yakni, kecamatan Cipanas, Lebak Gedong, Sajira, Curugbitung, Cimarga dan Kecamatan Maja.
Akibat banjir tersebut, sedikitnya 11 rumah mengalami rusak berat dan 688 rumah terendam. Selain merendam ratusan rumah, banjir yang menerjang wilayah Kabupaten Lebak itu juga merusak sejumlah infrastruktur jalan dan jembatan diantaranya, jembatan Susukan – Bolang di Desa Bungur Mekar, jembatan permanen di Desa Sajira, Kecamatan Sajira. Kemudian jembatan gantung leuwi sieun Desa Candi Kecamatan Curugbitung, jembatan gantung Nganceng, jembatan gantung Nunggul, jembatan gantung Belahayang, jembatan gantung Pasir Eurih yang berlokasi di Desa Tambak, Kecamatan Cimarga.
Kepala Pelaksana BPBD Lebak Kaprawi mengungkapkan, pemerintah daerah terus melakukan evakuasi korban terdampak, serta melakukan pendataan kerusakan. Pihaknya juga telah mendirikan sejumlah posko pengungsian untuk menampung korban terdampak.
“Ada 6 posko pengungsian yang disiapkan oleh BPBD, tersebar di 6 titik lokasi terdampak,” ungkap Kaprawi. (Deni).




































