LEBAK- Alun-alun Rangkasbitung tengah direvitalisasi dengan menelan anggaran sebesar Rp 4,9 miliar yang berasal dari APBD Lebak tahun 2025.
Alun-alun kebanggaan warga Kabupaten Lebak ini ditarget rampung pada Desember 2025.
“Alhamdulilah progresnya sangat naik. Insya Allah kami optimis revitalisasi Alun-alun Rangkasbitung selesai tepat waktu,” kata Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Lebak, Dade Yan Apriandi, Kamis (4/12).
Dia mengatakan revitalisasi alun-alun Rangkasbitung ini ditargetkan rampung pada akhir Desember 2025. Nantinya berbagai sarana olahraga dan sarana hiburan tersedia seperti anak-anak (taman bermain), jogging track, ruang ramah orang lanjut usia dan difabel (disabilitas) dan lain-lainnya.
“Kita ingin hasilnya benar-benar maksimal karena alun-alun ini menjadi wajah kota,” ujarnya.
Revitalisasi alun-alun Rangkasbitung menghabiskan anggaran Rp 4,9 miliar dari APBD 2025. Menurutnya, proyek ini diharapkan memberi manfaat besar bagi masyarakat dan menghadirkan ikon kota yang lebih representatif.
“Tentunya masyarakat akan bersabar selama proses pembangunan. Nanti hasilnya, bisa dinikmati masyarakat,” ujarnya.
Menurutnya, meski ditengah kondisi keterbatasan anggaran, Pemerintah daerah terus berupaya menjawab tantangan dan kebutuhan masyarakat. Prioritas saat ini, menurutnya terfokus pada pasa pembangunan infrastruktur jalan.
“Oleh karena itu Pemerintah Daerah memprioritaskan kebutuhan masyarakat khusunya infrastruktur jalan yang sangat dibutuhkan,” katanya.(hin/adv)



































