
LEBAK, – Banjir bandang yang terjang Kecamatan Sajira dan Cimarga, Kabupaten Lebak pada Jum’at (18/5). Akibat terjangan banjir tersebut, 69 unit rumah di dua Kecamatan itu terendam, selain itu banjir bandang tersebut menghanyutkan 3 unit sepeda motor.
Ketika dihubungi oleh orbitbanten.co.id, Ketua Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebak, Kaprawi mengatakan, banjir yang menghantan dua Kecamatan tersebut ketinggiannya mencapai 50 centimeter.
“Kecamatan Sajira ketinggiannya mencapai 41 cm, kemudian di Kecamatan Cimarga dengan ketinggian 50 cm. Banjir tersebut mengakibatkan 69 rumah dan 3 unit motor hanyut,” ujarnya.
Lanjut Kaprawi, pihaknya sedang melakukan upaya penyelamatan ke lokasi kejadian.
“Upaya penyelamatan secara maksimal masyarakat secara maksimal telah dilaksanakan dengan meluncur ke TKP baik yang ada di sajira maupun di kecamatan cimarga kemudian setelah upaya-upaya penyelamatan masyarakat secara maksimal, yang kedua adalah pemenuhan kebutuhan dasar. Insyaallah sekarang juga teman-teman relawan akan meluncur ke TKP untuk menyampaikan bantuan kedaulatan yang akan masyarakat yang berhak menerima itu,” jelas Kaprawi.
“Kemudian yang ketiga adalah menilai pascabencananya, banjir bandang ini apakah masih meluap atau sudah surut kemudian nanti di cek ke TKP oleh teman-teman relawan baik yang ada di kecamatan maupun dari backup dari kantor atau posko utama,” tambahnya.
Adapun lanjut Kaprawi, 69 rumah yang terendam akibat banjir bandang tersebut terdiri dari 28 rumah di Kecamatan Sajira dan 41 rumah di Kecamatan Cimarga.
“Alhamdulillah karena memang masyarakat Kabupaten Lebak sudah biasa dengan bencana banjir ini, jadi masyarakat sudah selalu siaga-siaga,” tutur Kaprawi.
Diakhir, Kaprawi berharap masyarakat di Kecamatan yang tidak terkena terjangan banjir bandang tidak bersantai dan tetap waspada dengan potensi terjadinya bencana di era perubahan cuaca ini.
“Yang kita hawatirkan, di Kabupaten Lebak sendiri terdapat sebanyak 16 Kecamatan yang memang rawan banjir, itu juga dengan sendirinya bencana longsornya itu yang kita hawatirkan mudah-mudahan di era perubahan ini perubahan cuaca ini hanya hari ini,” pungkasnya. (Alvin).


































