
LEBAK – Hari ketiga pencarian korban yang hanyut di Sungai Ciujung, tim Search And Rescue (SAR) menambah regu pencari menjadi tiga regu. Pasalnya jasad korban hingga Senin (29/01) belum bisa ditemukan.
Estu Riyadi Komandan Tim (Dantim) Pencarian dari Basarnas Banten mengatakan, tim SAR gabungan kembali melakukan pencarian dan menambah regu menjadi tiga regu, tim SAR gabungan yang terdiri dari personel KPP Banten, Koramil, Polres Lebak, Polsek Cibadak, Tagana Lebak, PMI Provinsi Banten, BPBD dan masyarakat setempat.
“Dihari ketiga ini regu pencari ditambah menjadi tiga regu. Selain itu, radius pencarian juga diperlebar,” ujar Estu kepada Orbit Banten, Senin (29/1).
Baca juga :
Tim SAR Gabungan Lakukan Pencarian Siswa Hanyut di Sungai Ciujung
Panik Diteriaki Warga, Siswa SMP Nekat Melompat ke Sungai
“Regu pertama menggunakan perahu karet milik KPP Banten dari lokasi pertama tenggelam menuju hilir dengan radius 6 NM, regu kedua menggunakan perahu karet milik Polres Lebak melakukan pemcarian menuju hilir dengan radius 4 NM. Sedangkan regu ketiga melakukan penyisiran darat hingga radius 7 NM,” tuturnya.
Estu menjelaskan, kondisi terkini di lokasi pencarian cuaca mendung berawan, sementara pencarian oleh tim SAR sudah sampai hingga di lokasi bendungan Pamarayan Kabupaten Serang.
“Tim SAR sudah sampai di bendung Pamarayan, tapi dilaporkan belum ada tanda-tanda korban ditemukan sampai saat ini,” tandas Estu.
Diketahui, Randi salah seorang siswa SMPN 2 Cibadak, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Lebak dilaporkan tenggelam di sungai Ciujung tepatnya di Kampung Bojong, Desa Tambak Baya, Kecamatan Cibadak.
Informasi yang dihimpun Orbit Banten, sebelum tenggelam, korban bersama 10 orang teman satu sekolah diduga hendak tawuran dengan sekelompok pelajar SMP Banten Raya Cikulur di wilayah setempat.
Kemudian, sejumlah warga mendatangi para pelajar tersebut, dengan maksud untuk melerai. Namun karena takut kepada warga, sejumlah pelajar tersebut berlarian hingga ke arah sungai Ciujung sehingga tenggelamnya korban bernama Randi. (Yusuf).


































