KPU Lebak Coret 2.227 Pemilih Pemilu 2019

Ketua dan anggota KPU Lebak saat menggelar rapat Pleno terbuka penetapan DPTHP Pemilu 2019 di gedung Bangkit, Rangkasbitung (Foto/Yusup).

LEBAK,- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Lebak, Banten mencoret 2.227 pemilih dari daftar pemilih tetap hasil perbaikan (DPTHP) untuk pemilu tahun 2019 mendatang. Pencoretan ribuan pemilih diasahkan dalam rapat pleno terbuka di gedung Bangkit, Rangkasbitung, Rabu (12/9/2018).

Berdasarkan data dari KPU Lebak, jumlah DPT sebelum perbaikan sebanyak 941.789 pemilih, setelah dilakukan pencermatan terdapat 2.227 pemilih ganda. Sehingga jumlahnya menjadi 939.562 pemilih.

“Yang dicoret itu merupakan ganda identik, dimana seluruh identitas pemilih sama persis. Mulai dari nomer KK, nama, dan tempat tanggal lahir,” kata Divisi Perencanaan, Program dan Data KPU Lebak, Apipi Al Bantani kepada wartawan, Rabu (12/9/2018).

Baca juga :KPU Lebak Tetapkan DPT Pemilu 2019

Apipi mengatakan, data ganda yang di rekomendasikan oleh partai politik sebanyak satu juta lebih, sementara Bawaslu Lebak sebanyak 8.490. Tapu setelah dilakukan pencermatan, KPU Lebak hanya menemukan data ganda sebanyak 2.227. Data tersebut tersebar di 28 Kecamatan, dan 3.973 TPS.

“Data ini sudah kita kunci, kalaupun nanti ada rekomendasi dari Parpol, Banwaslu ataupun PPK maka data ini bisa saja berubah, karena adanya pemilih yang meninggal dunia,” ucapnya.

Terpisah, Ketua Bawaslu Lebak Odong Hudori mengatakan, sebelumnya Bawaslu telah merekomendasikan kepada KPU bahwa terdapat data ganda sebanyak 8.490. Rekomendasi itu juga sudah ditindaklanjuti oleh KPU Lebak.

“Setelah dilakukan pemutahiran, data ganda tersebut sudah tidak adalagi,” ujarnya.

Menurutnya, data DPTHP untuk pemilu 2019 tersebut bersifat dinamis. Bisa saja besok ada yang meninggal, kan jadi mengurang. Sehingga data tersebut tidak bisa menjadi patokan, apakah DPT harus mentok segitu.

“Jika ada masukan ataupun tanggapan dari pihak-pihak yang berkepentingan, Insya Allah KPU dan Bawaslu akan terbuka,” pungkasnya. (Yusup/Deni).