Pertamina Dukung Kembangkan Pariwisata Baduy

Manajemen PT Pertamina meresmikan fasilitas penunjang wisata adat Baduy dari bantuan dana corporate social responsibility (CSR) perusahaan BUMN tersebut.(Foto: Aji Sod)

LEBAK – Manajemen PT Pertamina meresmikan fasilitas penunjang wisata adat Baduy dari bantuan dana corporate social responsibility (CSR) perusahaan BUMN tersebut. Fasilitas yang dibangun PT Pertamina, yaitu gapura desa wisata, saung informasi, pembangunan akses jalan batu Cijahe – Cibeo dan Danau Dandang – Desa Campaka, pembangunan jembatan, toilet umum, tempat sampah, dan pipanisasi air bersih.

Baca juga:
Penerimaan Berkas Dukungan Calon Perseorangan di KPUD Lebak Masih Sepi
Asyik! Akses Jalan Menuju Curug Munding Bakal Dibangun
Bantuan Untuk Korban Kebakaran di Sobang Terus Mengalir

VP CSR dan SMEPP PT Pertamina Agus Mashud menyatakan, bantuan dana CSR untuk pengembangan wisata Baduy merupakan bentuk komitmen perusahaan terhadap pembangunan di daerah. Pertamina ingin, wisata Baduy terus berkembang dan menjadi destinasi unggulan yang mendunia. Karena itu, fasilitas pendukung pariwisata harus disediakan, sehingga wisatawan yang datang akan terkesan dan datang kembali ke Baduy.

“Manajemen PT Pertamina ingin potensi wisata Baduy tergali. Karenanya, fasilitas yang dibangun akan memudahkan pengunjung untuk mengakses daerah Baduy,” ungkap Agus Mashud kepada Orbit Banten, Minggu (26/11).

Menurut Agus, Baduy memiliki keunikan yang dapat dijual kepada masyarakat lokal maupun mancanegara. Oleh karena itu, kerajinan tangan yang dihasilkan dapat menumbuhkan perekonomian masyarakat Baduy.

“Kunjungan wisatawan yang tinggi ke Baduy akan berdampak terhadap perekonomian masyarakat Baduy dan sekitarnya,” jelasnya.

Kepala Desa (Kades) Kanekes Jaro Saija menyatakan, program yang digulirkan manajemen PT Pertamina sangat membantu perkembangan wisata Baduy. Bahkan, ekonomi masyarakat di Baduy akan tumbuh dan masyarakatnya bisa hidup sejahtera.

“Pariwisata Baduy menjadi obyek wisata unggulan di Kabupaten Lebak. Selama ini, jumlah wisatawan yang datang belum maksimal, sehingga membutuhkan dukungan dari semua pihak,” jelasnya.(Aji Sod)