Polsek Rangkasbitung Sidak Ketersediaan Masker

Kapolsek Rangkasbitung AKP Ugum Taryana saat melakukan sidak disalah satu apotik di Rangkasbitung. (Foto/Deni).

LEBAK, – Jajaran Kepolisian Sektor (Polsek) Rangkasbitung menggelar inspeksi mendadak ke sejumlah Apotik dan toko obat yang berada di wilayah Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Banten, Kamis (5/3/2020).

Kapolsek Rangkasbitung AKP Ugum Taryana mengatakan, sidak tersebut digelar untuk mengecek ketersediaan masker dipasaran, guna memastikan tidak ada penimbunan masker pasca beredarnya kabar dua Warga Negara Indonesia (WNI) yang dinyatakan positif terinfeksi Corona.

“Seperti yang kita ketahui, pasca beredarnya virus Corona, stok masker ini menghilang, dan mengalami kelangkaan di seluruh Apotek di Rangkasbitung,” kata Kapolsek.

Ia mengungkapkan, pihaknya saat ini masih melakukan pengecekan di sejumlah Apotek di Rangkasbitung. Dari hasil pengecekan di lapangan, diketahui stok masker yang dijual di apotik sudah habis.

“Mereka mengaku sudah tidak lagi menerima stok masker dari distributor pasca merebaknya kabar penyebaran virus Corona sejak awal tahun 2020 ini,” katanya.

Dalam sidak tersebut, pihaknya hanya memeriksa ketersediaan stok masker dan antiseptik di 25 Apotek yang berada di Rangkasbitung, tanpa melakukan penyitaan.

“Saat ini kami hanya melakukan pendataan apotek mana saja yang masih memperjual belikan masker dan antiseptik tersebut, tanpa melakukan penyitaan,” ujarnya.

Ia menegaskan, pihaknya akan menindak tegas jika ada oknum yang penimbunan masker.

“Mereka yang sengaja melakukan penimbunan dapat terjerat pasal 29, ayat 1, undang-undang nomor 7 tahun 2014 tentang perdagangan dengan ancaman kurungan 5 tahun penjara dan denda Rp 50 Milliar,” tegasnya.

Sementara itu, Yeyen, Apoteker Sehat Tirtayasa mengatakan, persedian masker di Apotek Sehat Tirtayasa sudah kosong. Meski ada, masker tersebut hanya digunakan untuk karyawan.

Yeyen mengaku, sejak dua bulan terakhir distributor tidak mengirim masker semenjak merebaknya kabar penyebaran Virus Corona di Negeri Tirai Bambu, Cina.

“Udah kosong, stok yang ada juga buat karyawan di sini (Apotek Sehat Tirtayasa),” pungkasnya. (Deni)