LEBAK – Berbagai jenis buah-buahan yang menjadi komoditas unggulan di Kabupaten Lebak diikutsertakan dalam kontes buah unggul di Alun-alun Rangkasbitung. Kontes tersebut bertujuan untuk mempromosikan buah-buahan asal Kabupaten Lebak.
Diinformasikan, komoditas buah unggulan yang berasal dari Lebak memiliki kualitas rasa yang diakui masyarakat internasional, diantaranya rambutan aceh tangkue, durian, pisang galek, pepaya, manggis, dan yang lainnya. Ke depan, Dinas Pertanian dan Perkebunan (Distanbun) akan intensif melakukan promosi untuk memperkenalkan buah-buahan lokal yang berkualitas kepada masyarakat lokal, regional, dan internasional.
Baca juga:
Pak Dirut, Sudah Tiga Hari Air PDAM Tidak Mengalir
Diskominfo Siap Wujudkan Program Lebak Cerdas 2019
Kerugian Akibat Kebakaran di Sobang Ditaksir Rp800 Juta
“Kita akan gunakan berbagai media untuk promosi, diantaranya media sosial dan media massa,” ungkap Wakil Bupati Ade Sumardi kepada wartawan, Minggu (3/12).
Dia menambahkan, kontes buah unggul bertujuan untuk memberikan motivasi terhadap petani. Harapannya, ke depan buah-buahan asal Lebak bisa menjadi raja dan menguasai pasar buah di Lebak dan Banten.
“Ke depan, kontes buah unggul akan kita laksanakan setiap tahun, sehingga para petani buah bisa mempromosikan buah-buahan yang dipetik dari kebunnya” paparnya.
Mantan Ketua DPRD Lebak ini mengapresiasi, kontes buah yang dilaksanakan Distanbun Lebak. Dia optimistis, ke depan buah-buahan asal Lebak dapat masuk ke pasar global. Apalagi, kualitas rasanya tidak kalah dengan buah-buahan impor. Ditambah lagi, buah-buahan asal Lebak tidak menggunakan bahan pengawet dan masih segar.
“Kegiatan ini cukup positif dan dapat mendongkrak perekonomian petani di Kabupaten Lebak,” jelasnya.
Dalam kontes buah, pemerintah daerah melalui Distanbun Lebak melaunching kartu tani Indonesia (KTI). KTI tersebut bisa digunakan petani untuk membeli pupuk di kios. Jika tidak membawa KTI, maka petani enggak akan dilayani.
“Para petani buah-buahan nantinya akan dikasih KTI. Saya ingin, mereka dapat menghasilkan buah yang berkualitas,” ungkapnya.(Alvin Mahardika)






































