Hilang Dihantam Ombak, Nelayan Binuangeun Ditemukan Tewas

Perahu nelayan dan Tim SAR berada di pinggir pantai.(Foto/istimewa)

LEBAK – Badai Tropis Siklon Dahlia yang menerjang pesisir Pantai Selatan Kabupaten Lebak menyebabkan seorang nelayan hilang diterjang gelombang pada Kamis (30/11) lalu. Jasad nelayan bernama Erik tersebut ditemukan pada Minggu (3/12) sekira pukul 9.00 WIB.

Baca juga:
Dua Hari Hilang, Wisatawan Asal Jakarta Ditemukan Tewas
Bantuan Untuk Korban Kebakaran di Sobang Terus Mengalir
20 Tahun, Jalan Kerta – Pasir Buntu Tidak Tersentuh Pembangunan

Pelaksana tugas (Plt) Camat Wanasalam Cece Saputra membenarkan, nelayan yang hilang sejak tiga hari lalu sudah ditemukan di Pantai Binuangeun. Jenazah Erik dievakuasi dan di bawa ke rumah duka di Kampung Tanjung Panto, Desa Muara, Kecamatan Wanasalam.

“Nelayan yang hilang udah ditemukan dalam kondisi tewas. Dugaan sementara, Erik dihantam ombak besar di atas Bagang (perahu rumah-red) di Binuangen,” kata Cece Saputra kepada Orbit Banten, Minggu (3/12).

Badai Tropis Siklon Dahlia, kata Cece, tidak hanya menimbulkan gelombang tinggi di perairan di Lebak Selatan. Tapi juga menyebabkan bencana angin puting beliung di wilayah Kabupaten Lebak. Di Wanasalam sendiri, puluhan rumah rusak, pohon tumbang, dan listrik mati, setelah disapu angin kencang.

“Para nelayan terdampak cuaca ekstrem. Mereka banyak yang tidak bisa melaut, karena cuaca di laut sedang tidak bersahabat. Dari pada membahayakan keselamatan jiwa, lebih baik mereka tinggal di rumah,” terangnya.

Cece mengapresiasi, upaya dari Tim Search and Rescue (SAR), anggota polisi, TNI, dan masyarakat, yang telah bekerja keras melakukan upaya pencarian sejak Jumat pagi. Mereka melakukan penyisiran di sepanjang garis pantai di Kecamatan Wanasalam.

“Tim SAR sudah bekerja optimal. Tapi, jasad nelayan baru ditemukan Minggu pagi,” paparnya.

Kapolsek Wanasalam AKP Riyadi membenarkan, nelayan yang dilaporkan hilang pada Kamis lalu telah ditemukan di Pantai Binuangeun. “Iya, udah ditemukan dan telah dievakuasi,” ungkapnya.(Deni Sopandi)