Pulang Bermain Bola, Hendra Tewas Tersambar Petir

Petir menyambar (ilustrasi)

SERANG – Nasib nahas menimpa Hendra bin Soleh, warga Kampung Cibodas, Desa Cemplang, Kecamatan Jawilan, yang tewas tersambar petir pada Kamis (16/11). Tubuh anak tersebut mengalami luka bakar di tubuhnya dan langsung dibawa warga ke rumah duka.

Baca juga:
Liburan ke Sawarna, Fikri Tersambar Petir dan Pulang Tak Bernyawa
SMK Ikhlas Bentuk UKS dan Palang Merah Remaja

Abdul Rohman, warga Cibodas mengatakan, ketika hujan mengguyur wilayah Cemplang dan sekitarnya, korban hendak pulang kebrumahnya setelah bermain sepak bola. Di perjalanan, petir menyambar tubuh korban dan menyebabkan Hendra meninggal dunia di tempat kejadian perkara (TKP).

“Korban dan rekan-rekannya baru pulang bermain bola. Di perjalanan, korban tersambar petir dan tewas seketika,” kata Abdul ketika dihubungi Orbit Banten.

Korban yang tersambar petir telah dimakamkan keluarga di pemakaman umum di Kampung Cibodas. Pihak keluarga sendiri masih terpukul dengan musibah yang menimpa anaknya tersebut. Mereka tidak menyangka, Hendra tewas tersambar petir usai bermain sepak bola dengan teman-teman sebayanya.

“Hujan disertai petir sering terjadi di awal musim penghujan, karenanya saya sering ingatkan anak-anak agar tidak bermain di luar rumah, karena berbahaya,” ungkapnya.

Rekan korbab, Yusuf ikut terpukul dengan musibah yang menimpa Hendra. Padahal sebelumnya, korban dan rekan-rekannya asyik bermain bola di lapangan.

“Saya kaget ketika mendengar suara petir yang sangat keras. Saya melihat Hendra terjatuh dan enggak sadarkan diri,” terangnya.(Alvin)