LEBAK, ORBITBANTEN.CO.ID – Anggota Komisi VIII DPR RI Moch Harbi Asyidiki Jayabaya melakukan monitoring pencairan bantuan sembako yang dicairkan secara tunai oleh ratusan Kelompok Penerima Manfaat (KPM) di Kantor Kecamatan Kalanganyar, Kabupaten Lebak, Jum’at (4/2/2022).
Diketahui, ada 222 KPM di Kecamatan Kalanganyar yang mencairkan bantuan sembako mereka. Bantuan itu baru dicarikan padahal masuk dalam pagu anggaran 2021 kemarin. Alhasil, para KPM itu mencairkan bantuan itu secara sekaligus hingga beberapa bulan. Bahkan ada yang mencairkannya 5 bulan sekaligus.
Mereka mencairkan bantuan sembako itu melalui Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) dan buku tabungan Bank Rakyat Indonesia (BRI).
“Saya didampingi oleh Kementerian Sosial, Dinas Sosial, dan dari Pimpinan BRI Rangkasbitung untuk memastikan agar bantuan ini bisa tersalurkan sesuai dengan target,” kata Hasbi saat ditemui.
Katanya, secara total ada 145.771 warga Lebak yang masuk KPM pada program sembako ini. Dari total itu, ada 16 ribu KPM yang belum mendapatkan bantuan sembako itu.
“Jadi sebetulnya ditargetkan oleh Kemensos supaya di pertengahan Februari ini harus selesai, jangan sampai bantuan ini tidak terserap dan menjadi silpa,” katanya.
Dalam kesempatan itu, dirinya berpesan kepada para KPM penerima bantuan itu untuk memanfaatkan bantuan itu sebaik-baiknya, khususnya dalam memenuhi kebutuhan pokok mereka.
“Bantuan ini khusus untuk pemenuhan kebutuhan pangan, pakai buat beli sembako. Jangan digunakan untuk membeli rokok ataupun belanja hal-hal lainnya. Gunakan sebaik mungkin bantuan ini,” harapnya.
Ia juga berharap kepada pihak BRI untuk mengebut proses penyaluran Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) dan buku tabungan kepada para KPM.
“Ada 16 ribu yang belum tersalurkan. Sekarang di sini ada pimpinan cabangnya saya berharap bisa tersalurkan sesuai dengan target,”kata Hasbi.
“Kedatangan kami kesini juga untuk memastikan agar penyalurannya tepat sasaran dan sesuai target,”imbuhnya.
Sementara itu, Pimpinan Cabang BRI Rangkasbitung, Riki Rinda Sakti memastikan bahwa pihaknya akan segera merampungkan KKS dan Buku Tabungan ke 16 ribu KPM yang belum mendapatkan bantuan itu.
“InsyaAllah bulan Februari ini sudah selesai semua, karena data ke 16 ribu KKS itu tengah dalam proses aktivasi buku tabungan,” pungkasnya.
(/red)



































