
LEBAK – Ratusan warga di Kota Rangkasbitung antusias menyaksikan gerhana bulan total (GBT). Sebelumnya, warga melangsungkan shalat gerhana bulan (Khusuf) berjamaah di Mesjid Agung Al-Araf Rangkasbitung.
Pantauan Orbit Banten di lokasi, sekitar ratusan orang hadir untuk melaksanakan salat gerhana. Ada juga Kabag Ops Polres Lebak Kompol Andi Suwandi yang salat bersama para warga. Salat gerhana dilangsungkan sekitar pukul 20.00 WIB.
“Saya sengaja melaksanakan salat khusuf berjamaah di Mesjid Agung, sebagai bantuk rasa syukur atas karunia terjadinya fenomena yang langka ini. Untuk itu, diharapkan dengan adanya fenomena ini dapat meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kita kepada Allah SWT,” kata Kompol Andi Suwandi kepada Orbit Banten, usai melaksanakan shalat khusuf berjamaah, Rabu (31/01) malam.

Menurutnya, momen itu patut harus disyukuri sebagai nikmat dan kebesaran Allah SWT yang tiada duanya, sehingga masyarakat bisa menyaksikan kejadian alam seperti ini.
“Ini pertama kali saya menyaksikan fenomena seperti ini. Mungkin juga yang pertama dan terakhir,” ujarnya.
Ia berharap, dengan adanya fenomena GBT ini, warga Lebak diberikan kedamaian dan kenyamanan dalam melaksanakan aktifitas keseharian. Terlebih menjelang pelaksanaan Pilkada mendatang.
“Mudah-mudahan kita semua diberi kedamaian. Dan Pilkada Lebak dapat berjalan dengan sukses, aman dan tertib,” harapnya.
Salah seorang pengunjung Ridwan pelajar SMAN 1 Rangkasbitung mengatakan, tidak ingin melewatkan fenomena langka tersebut.
“Ini fenomena langka, sayang kalau dilewatkan,” tuturnya.
Menurutnya, fenomena gerhana bulan total tersebut biasa menjadi bahan pembelajaran untuk ilmu pengetahuan.
“Kita disini bisa mengamati secara langsung bagaimana tahapan gerhana bulan berlangsung, mulai dari gerhana sebagian, gerhana total sampai dengan puncak gerhana,” pungkasnya. (Deni/Yusuf).


































