
LEBAK, – Djayadi (60) pria kelahiran Pandeglang, Banten yang diketahui berprofesi sebagai pemulung ditemukan tak bernyawa dalam sebuah ruko di Pasar Buah Mandala Rangkasbitung, pada Minggu (29/4) sekira pukul 22.30 malam.
Berdasarkan data yang dihimpun orbitbanten.co.id di lokasi, semasa hidup Djayadi diketahui berprofesi sebagai pemulung di sekitar Pasar Buah Mandala dan tidak diketahui identitasnya oleh warga sekitar.
Seorang saksi bernama Hilman, menjelaskan kronologis penemuan jasad Djayadi.
“Awalnya sekira pukul 19.00 tadi, ada warga yang mengetuk pintu ruko itu, namun tidak ada yang merespon, lalu dia manggil saya. Dari situ saya langsung menelpon kepolisian,” terangnya.
Tambah Hilman, selama ini warga sekitar tidak mengetahui identitas Djayadi.
“Selama ini saya juga tidak tahu namanya, yang kami tahu beliau bekerja jadi pemulung disini dan biasa di panggil Pak Jenggot. Saya juga tidak tahu apakah beliau memiliki keluarga atau tidak,” tutur Hilman.
Dari lokasi jasad Djayadi langsung dievakuasi ke RSUD Adjidarmo Rangkasbitung untuk dilakukan otopsi. Sampai berita ini diterbitkan, belum diketahui penyebab kematian Djayadi. (Alvin).

































