
LEBAK,- Guna meningkatkan kapasitas dalam proses pemungutan dan penghitungan suara pada 17 April 2019 mendatang, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Lebak, Banten menggelar rapat koordinasi bersama seluruh panitia pengawas kecamatan (Panwascam) dalam rangka training of traner (ToT) di hotel Mutiara, Rangkasbitung, Jumat (22/3/2019).
Ketua divisi Organisasi dan SDM, Deni Wahyudin mengatakan, tujuan dari ToT Bimtek pengawas TPS dan Saksi ini dalam rangka persiapan pembekalan dan pelatihan terhadap pengawas di tingkat TPS.
“Kita ingin teman-teman Panwascam ini dapat menyerap seluruh materi yang diberikan dalam ToT. Sehingga nantinya bisa menyampaikan kembali ke pengawas TPS dan saksi partai politik,” kata Deni kepada wartawan di hotel Mutiara, Rangkasbitung, Jumat (22/3/2019).
Baca juga :
Bawaslu Lebak Fokus Pengawasan Kampanye di Medsos
Deni menjelaskan, dalam ToT tersebut tidak hanya menyampaikan materi tapi juga diisi dengan simulasi atau praktek tata cara pengawasan di lapangan.
“Sehingga pengawas TPS ini betul-betul memahami tugas dan kewajiban mereka. Mulai dari persiapan penyelenggaraan, pemungutan suara, perhitungan suara hingga pengawalan kotak suara ke PPS,” terang Deni.
Dikatakan Deni, pengawas TPS ini merupakan ujung tombak dalam proses pengawasan di Tempat Pemungutan Suara (TPS). Sehingga harus diberikan pembekalan yang maksimal demi terselenggaranya pemilu 2019 yang akuntabel.
“Kita berharap, seluruh jajaran Bawaslu hingga pengawas TPS di Kabupaten Lebak dapat bekerja secara profeaional demi tegaknya pemilu yang jujur dan bersih,” tukasnya. (Deni).



































