
MAJA, – Perbaikan infrastruktur jalan yang menjadi fokus Pemerintah Daerah (Pemkab) Lebak sangat dinantikan oleh masyarakat yang berada di Desa Gubugan Cibeureum, Kecamatan Maja dan Desa Mekarsari, Kecamatan Rangkasbitung. Pasalnya, sejak tahun 2013 lalu, jalan sepanjang 1,5 kilometer yang menghubungkan kedua desa tersebut tak kunjung diperbaiki.
Seperti yang diungkapkan Ranaya, warga Desa Gubugan Cibeureum, jalan tersebut saat ini kondisinya sangat memprihatinkan. Padahal jalan tersebut merupakan akses utama warga untuk pergerakan ekonomi.
“Kalau musim hujan, jalan ini digenangi air dan menyulitkan warga saat melintas,” kata Ranaya kepada Orbit Banten, Rabu (11/7/2018).
Hal yang sama juga diungkapkan warga Desa Mekarsari, Kecamatan Rangkasbitung, Budi mengatakan, infrastruktur jalan yang menghubungkan kedua desa tersebut belum pernah tersentuh pembangunan. Akibatnya, banyak pengguna jalan baik yang menggunakan roda dua maupun roda empat yang terperosok kedalam lumpur.
Warga berharap ada perhatian pemerintah daerah terhadap kondisi infrastruktur yang parah ini. Terlebih, ‎jalan ini merupakan akses utama warga untuk mengangkut hasil pertanian maupun pendidikan.
“Kami berharap kerusakan jalan ini segera ditangani Pemkab Lebak, agar aktivitas warga dari dua desa ini tidak terhambat,” harapnya.
Menanggapi hal tersebut, Kepala Desa (Kades) Desa Mekarsari, Iwan Sopian berjanji segera melakukan perbaikan. Bahkan, rencana perbaikan jalan itu sudah dibahas dalam Musrenbang.
“Kita segera perbaiki, dan untuk pembiayaanya melalui Dana Desa (DD) tahun 2018. Mudah-mudahan tahun ini biaa dilaksanakan,” katanya. (Ali).


































