
LEBAK,- Pemerintah Daerah (Pemkab) Lebak melalui Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Lebak mengusulkan trayek angkutan (transportasi,-red) kepada Kementrian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi untuk mengakomodir kebutuhan masyarakat yang berada di daerah terpencil . Hal itu disampaikan Kepala Dishub Lebak Sumardi usai menghadiri kegiatan halal bihalal bersama ulama dan masyarakat Maja, Kamis (12/7/2018).
“Proposal usulan trayek angkutan sudah kita layangkan ke Kementrian PDT,” kata Sumardi kepada wartawan.
Usulan itu, kata Sumardi, sejalan dengan arahan yang disampaikan Wakil Bupati Lebak untuk mengakomodir kebutuhan masyarakat, khusunya daerah-daerah yang belum memiliki trayek angkutan.
Baca juga :
Membandel, Truk Pengangkut Pasir Basah dan Overtonase Ditindak Tegas
Lebih lanjut, Sumardi mengatakan, kebutuhan angkutan umum menuju pusat Pemerintahan dan sarana pelayanan masyarakat lainya pun cukup tinggi. Apalagi, didaerah sudah banyak berdiri perumahan serta sekolah yang menyebabkan mobilitas masyarakat meningkat.
“Nanti apabila diakomodir proposalnya, sekalian kita usulkan juga trayek angkutan bagi anak sekolah,” ujarnya.
Menurutnya, minimnya sarana transportasi umum terutama diwilayah pedesaan menjadi kendala bagi kemajuan suatu daerah. Hal ini seiring dengan meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap angkutan umum.
“Mudah-mudahan tahun 2019 ini usulan penyelenggaraan trayek dapat direalisasikan. Sehingga bisa mempermudah akses masyarakat, terutama menuju sekolah,” tandasnya. (Deni/Ali).


































