Ngeri, Kerbau Kurban Ngamuk Lukai Tiga Warga di Warunggunung

Sejumlah warga sedang meringkus kerbau kurban yang ngamuk di rumah warga kampung Oteng, Desa Padasuka, Kecamatan Warunggunung. (Foto/Deni).

LEBAK,- Seekor kerbau kurban mengamuk saat hendak disembelih dan masuk ke dalam rumah milik Hendriana di Kampung Oteng, Desa Padasuka, Kecamatan Warunggunung, Kabupaten Lebak, Banten. Akibatnya, tiga orang warga mengalami luka serius, Kamis (23/8/2018) sekira pukul 10.30 WIB.

Salah seorang saksi mata, Reza Sartika (16) menuturkan, saat kejadian ia tengah berada di kediaman Hendriana yang juga seorang guru SMA Negeri 1 Rangkasbitung membahas rencana study tur ke Dieng.

“Saat di dalam rumah saya mendengrr ada keributan diluar dikira saya ada kecelakaan. Karena penasaran, saya keluar rumah ternyata ada kerbau lagi nginjak-nginjak motor milik Pak guru,” tutur Reza kepada Orbit Banten dilokasi kejadian, Kamis (23/8/2018).

Lihat video :

Tak lama kemudian, lanjut Reza, kerbau itu berhasil masuk ke dalam rumah dan nyeruduk seorang pembantu yang berada didapur meski sudah mencoba ditahan dipintu depan oleh Hendriana.

“Ada bapak-bapak juga yang mau menangkap kerbau itu malah di seruduk juga dan kakinya patah tulang,” ujarnya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Orbit Banten, diketahui kerbau tersebut milik Muhamad Zein (40) warga Kampung Ciloa, Desa Sukaraja, Kecamatan Warunggunung. Kerbau kurban tersebut rencananya akan disembelih namun kabur hingga ke Desa Padasuka, dan masuk ke dalam rumah warga setempat. Selain merusak motor yang terparkir dihalaman rumah, perabotan rumah tangga, amukan kerbau juga melukai tiga orang warga yakni Een (30) mengalami luka robek bagian kepala, Riah (30) dan Ali (38) mengalami patah tulang kaki akibat diseruduk kerbau.

“Selama kurang lebih dua jam akhirnya pihak Polsek Warunggunung dibantu warga sekitar berhasil melumpuhkan kerbau dan langsung dibawa ke Ciloa dengan menggunakan kendaraan Pick up. Terkait kerugian materi serta biaya korban akan diselesaikan secara musyawarah dengan pihak terkait,” kata Serda Supriatna Babinsa Desa setempat. (Deni).