Gema Purna Paskibraka Pandeglang Siapkan SDM Hadapi Society 5.0

Foto bersama Gema Purna Paskibraka Kabupaten Pandeglang bersama panitian dan pembicara pada kegiatan seminar yang di gelar di Baitul Hamdi, Menes, Pandeglang. (Foto/Dok).

ORBITBANTEN,- Menghadapi persiapan revolusi industri 4.0 menuju Society 5.0, Gema Purna Paskibraka Kabupaten Pandeglang menggelar seminar “Intervensi Psikologis Terhadap Peningkatan Performa Anggota Paskibra Di Jaman Millenial” yang digelar di Baitul Hamdi, Menes, Pandeglang pada Minggu, (8/3/2020).

Ketua PPI Provinsi Banten, Imam Santoso, dalam sambutanya mengungkapkan bahwa, salah satu peran anggota Paskibra dalam memperkuat softskill adalah dengan terus mengikuti kajian dan diskusi terkait capacity building.

“Seminar ini dihadirkan dengan harapan bahwa milenial Paskibra memiliki bekal pengetahuan soft skills yang diharapkan bisa mereka bangun dalam era 5.0. Semoga menjadi semangat untuk mereka tanpa lelah memupuk pengetahuan dan Skill-nya,” kata Imam.

Dekan Fakultas Falsafah dan Peradaban Universitas Paramadina, Tia Rahmania mengatakan, Paskibra sebagai milenial andalan yang kelak berada di posisi penting di masyarakat. Untuk itu perlu mempersiapkan diri dengan soft Skills yang tangguh, kemampuan memecahkan masalah yang kompleks, serta memiliki nalar kritis dan kreatif.

“Saat ini kita memasuki kondisi society 5.0 yang mana manusia adalah pusatnya termasuk di dalam teknologi. Tekhnologi yang dipakai adalah untuk kesejahteraan manusia,” katanya.

Sementara itu, Ketua Gema PPI Pandeglang Iis Sopian mengungkapkan bahwa, seminar tersebut di ikuti sebanyak 400 Siswa yang tergabung dalam Gema Purna Paskibraka Se- Kabupaten Pandeglang.

“Semoga dengan kegiatan ini mampu meningkatkan sumber daya manusia yang memiliki softskill sehingga bisa mandiri dan mampu bersainh di era revolusi industri 4.0 menuju society 5.0,” ujarnya.

Seminar yang diikuti ratusan siswa yang tergabung dalam Gema Purna Paskibraka Se- Kabupaten Pandeglang ini bekerja sama dengan Chataja.

Chataja adalah aplikasi buatan dalam negeri yang menawarkan banyak fitur yang memudahkan penggunanya, salah satunya Simply yaitu ruang konsultasi bagi penggunanya yang ingin curhat perihal masalah pribadi atau keluarga.

Fitur Simply yang terkoneksi langsung dengan Psikolog membuat Aplikasi Chataja ini menarik untuk digunakan, karena konsultasi yang gratis juga bisa dilakukan dimana saja. (*/Deni).