Kerugian Akibat Kebakaran di Sobang Ditaksir Rp800 Juta

Kondisi pemukiman penduduk di Cikuning, Desa Sukamaju, Kecamatan Sobang, pascakebakaran.(Foto/Istimewa)

LEBAK – Musibah kebakaran yang menghanguskan puluhan rumah, majelis taklim, dan PAUD Al-Husna di Sobang menyebabkan luka mendalam bagi masyarakat. Kerugian akibat kebakaran di Cikuning, Desa Sukamaju, Kecamatan Sobang, ditaksir mencapai Rp800 juta lebih.

Kepala Desa Sukamaju, Kecamatan Sobang, AH Setiawan menyatakan, masyarakat yang menjadi korban kebakaran terpaksa harus mengungsi di tenda pengungsian. Tenda tersebut dibangun Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lebak. Untuk kebutuhan makan dan minum, para korban juga mendapatkan bantuan tanggap darurat dari BPBD dan Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Lebak.

Baca juga:
Puluhan Rumah di Sobang Ludes Dilalap Si Jago Merah
Bantuan Untuk Korban Kebakaran di Sobang Terus Mengalir
Tiga Komplotan Pencuri Handphone Bonyok Digebuki Massa

“Sekarang, korban kebakaran tinggal di tenda pengungsian. Mereka membutuhkan uluran tangan dari pemerintah dan masyarakat untuk membangun kembali rumahnya yang ludes dilalap si jago merah,” ujar Kades Sukamaju kepada Orbit Banten, Minggu (26/11).

Menurutnya, bantuan untuk korban kebakaran terus mengalir. Tidak hanya dari lembaga pemerintah, bantuan juga datang dari masyarakat, lembaga swasta, dan anggota Dewan. Untuk itu, dia meminta kepada para korban untuk bersabar.

“Material bangunan yang ada di lokasi sudah dirapikan. Sekarang, kondisinya seperti lapangan. Padahal sebelumnya, tempat itu merupakan pemukiman padat penduduk,” jelasnya.

Kepala Pelaksana BPBD Lebak Kaprawi membenarkan, BPBD sudah menerjunkan tim untuk membantu masyarakat yang menjadi korban kebakaran di Sobang. Dia berharap, para korban tidak merasa sendirian menghadapi musibah tersebut. Karena, BPBD bersama masyarakat Lebak siap membantu para korban.

“Penyebab kebakaran diduga berasal dari hubungan arus pendek listrik. Kerugian akibat musibah tersebut ditaksir mencapai Rp800 juta,” pungkasnya.(Deni Sopandi)