
LEBAK,- Sejumlah petani padi di disejumlah Kecamatan di Kabupaten Lebak, Banten terncam gagal panen karena mengalami kekeringan sejak beberapa bulan terakhir. Akibatnya, kondisi tanah sawah mulai retak dan tanaman padi pun ikut mengering dan mati.
Salah seorang petani di Kampung Pangeureunan, Desa Binong, Kecamatan Maja, Iyan mengatakan, hingga hari ini belum ada tindakan dari instansi untuk mengantisipasi gagal panen tersebut.
“Bagi yang punya biaya mereka bisa sewa mesin pompa untuk sedot air dari sungai. Kalau yang tidak punya, sawahnya dibiarkan mengering,” kata Iyan kepada Orbit Banten, Kamis (9/8/2018).
Baca juga :
Dilanda Kekeringan, Produksi Gabah Petani di Lebak Menurun
Hal yang sama juga diungkapkan Arta petani di Kampung Luwuk, Desa Padasuka, Kecamatan Warunggunung, bahwa kekeringan tersebut sudah berlangsung hingga dua kali musim tanam padi. Kondisi tersebut diperparah dengan tidak adanya pasokan air dari irigasi.
“Kalau dulu, lahan ini paling subur. Tapi sekarang semuanya jadi kering, bahkan tanah sawah sudah banyak yang retak akibat tidak mendapat pasokan air,” kata Arta.
Melihat kondisi ini, Arta hanya bisa pasrah seraya berharap ada perbaikan saluran irigasi yang berada di hulu sungai, agar pasokan air untuk mengairi pesawahan bisa tercukupi.
“Mudah-mudahan pemerintah cepat tanggap agar kami para petani tidak mengalami gagal panen lagi,” harapnya.
Terpisah, Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan (Distanbun) Kabupaten Lebak Dede Supriyatna mengatakan, kekeringan terjadi di wilayah Utaran Lebak terutama pada lahan-lahan tadah hujan yang masa tanamnya pada bulan Juni dan Juli 2018.
“Kita sudah lakukan interpensi dengan melakukan pompanisasi di lokasi-lokasi yang mengalami kekeringan. Meski hasil panenya tidak maksimal,” katanya.
Dede menegaskan, interpensi dilakukan terhadap wilayah yang masih memiliki sumber air. Sementara untuk wilayah yang tidak memiliki sumber air tidak bisa.
“Saat ini kita sedang menginventarisir wilayah mana saja yang mengalami kekeringan agar penanggulanganya tepat sasaran,” tandasnya. (Deni).

































