Bahas Persiapan Pungut Hitung, KPU Lebak Gelar Rakor Bersama OPD

Suasana rapat koordinasi antara KPU Lebak dengan OPD di aula Multatuli, Pemda Lebak, Kamis 21/6/2018, (Foto/Deni).

RANGKASBITUNG, – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Lebak menggelar rapat koordinasi (Rakor) membahas persiapan pemungutan dan penghitungan suara Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Lebak tanggal 27 Juni 2018 mendatang bersama seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) Lebak, di aula Pemda Lebak, Kamis (21/6).

Rapat yang bertujuan memantapkan persiapan pelaksanaan pemungutan dan penghitungan suara tersebut selain dihadiri oleh seluruh komisioner KPU Lebak, Pjs Bupati Lebak Ino S Rawita, Sekretaris Daerah (Sekda) Lebak Dede Jaelani, Kepala OPD, dan para Camat, juga dihadiri oleh Panwaskab Lebak, PPK, serta pihak TNI/Polri.

Ketua KPU Lebak Ahmad Saparudin mengatakan, rapat dengan unsur Muspoda dan Muspika ini dalam rangka ceking akhir persiapan proses pelaksanaan pemungutan dan penghitungan suara yang akan dilaksankan pada tanggal 27 Juni 2018 mendatang. Ia memastikan seluruh logistik Pilkada sudah terdistribusikan hingga ke tingkat KPPS sebelum hari pencoblosan.

“Semuanya sudah oke, seluruh kebutuhan logistik yang akan digunakan di TPS nanti sudah terdistribusikan,” kata Saparudin kepada wartawan usai menggelar rapat, Kamis (21/6).

Lanjut dia, demi kelancaran proses penyelenggaran Pilkada dibututuhkan dukungan dari seluruh stakeholder di Lebak sesuai dengan posisinya masing-masing. Sehingga pada pelaksanaannya nanti dapat berjalan lancar.

Ia menambahkan, terkait adanya kelebihan surat suara, pihaknya akan melakukan penysisiran saat monitoring ke PPK. Pihaknya juga memastikan surat suara di setiap TPS sudah sesuai jumlah DPT ditambah 2,5 persen surat suara cadangan sudah tercukupi.

“Satu hari sebelum pencoblosan kelebihan surat suara tersebut akan kita kumpulkan dan dimusnahkan bersama-sama dengan Panwaskab dan Kepolisian,” tegasnya.

Sementara itu, Pjs Bupati Lebak Ino S Rawita mengapresiasi pelaksanaan rapat persiapan Pilkada ini, karena dihadiri oleh seluruh Forkopinda. Sehingga apa yang dibahas dalam rapat tersebut dapat tersampaikan kepada masyarakat.

“Secara umum persiapan pelaksanaan pencoblosan sudah 95 persen. Saya harap penyelenggaran Pilkada di Lebak ini berjalan lancar sesuai dengannharapan kita bersama,” katanya.

Ditempat yang sama Ketua Panwaskab Lebak Ade Jurkoni mengintruksikan kepada seluruh jajaran pengawas mulai dari tingakat Kecamatan hingga pengawas TPS untuk melakukan pengawasan saat memasuki masa tenang untuk mengantisipasi adanya money politik.

“Pengawas ditingkat bawah sudah kita bekali dengan alat kerja pengawasan untuk mengawal seluruh tahapan pelaksanaan Pilkada, termasuk pengawasan distribusi logistik dan kegiatan-kegiatan lain yang berpotensi terjadinya pelanggaran,” tandasnya. (Deni).