
LEBAK – Dalam satu pekan terakhir ini, media sosial (Medsos) dihebohkan sebuah foto cuplikan lembaran halaman buku yang menyebutkan Ibu Kota Israel adalah Yerusalem. Buku itu disebut-sebut buku pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) kelas 6 Sekolah Dasar (SD) terbitan Yudistira.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kabupaten Lebak Wawan Ruswandi mengaku, belum menerima laporan terkait peredaran buku tersebut di Lebak. Meski demikian, pihaknya akan mengambil langkah terkait informasi tersebut.
Baca juga :
Tok ! Lima Raperda Disahkan
Pemda Gandeng PT Indomarko Kembangkan Produk UMKM di Lebak
Peringati Satu Tahun Penetapan Hutan Adat, Pemda Lebak Gelar Festival Hutan Adat
“Secara resmi, saya belum menerima laporan dari unit pelaksana teknis pendidikan (UPTD) di Kecamatan, maupun dari kepala sekolah,” kata Wawan kepada Orbit Banten, Jumat (15/12).
Dia mengaku sudah menyampaikan ke UPTD disetiap kecamatan untuk mengecek dan memastikan keberadaan buku tersebut.
“Saya minta UPTD memeriksa langsung ke sekolah. Lakukan koordinasi dengan kepala sekolah dan guru sekolah di masing-masing kecamatan,” ujarnya.
Pihaknya meminta kepada para kepala sekolah dan guru sekolah dasar agar memberikan penjelasan kepada siswa, bahwa ibu kota negara Israel yang benar adalah Tel Aviv, bukan Yerusalem seperti yang dimuat dalam buku IPS kelas 6 SD terbitan Yudistira yang saat ini ramai diperbincangkan.
“Jika buku itu ada di sekolah, saya minta kepala sekolah dan guru memberikan penjelasan kepada anak didiknya,” tukasnya. (Yusuf/Aji).


































