
LEBAK,- Hari ini, Selasa (4/9/2018) menjadi hari yang cukup sibuk dan melelahkan bagi petugas pemadam kebakaran (Damkar) Kabupaten Lebak, Banten yang melaksankan piket saat itu. Pasalnya, ada tiga peristiwa kebakaran di tiga wilayah di Kabupaten Lebak dalam waktu yang berdekatan.
“Ada tiga peristiwa kebakaran hari ini di tiga tempat terpisah di Lebak. Berkat laporan warga yang cepat, kami dibantu warga setempat berhasil memadamkan api,” kata Kasi Damkar Kabupaten Lebak, Suparmin kepada Orbit Banten, Selasa (4/9/2018).
Baca juga :
Bakar Sampah, Gudang Rongsokan di Rangkasbitung Ludes Terbakar
Tiga peristiwa kebakaran itu, kata Suparmin, pertama terjadi di Kampung Pangasih Kopi RT 015/ RW 02, Desa Sukaraja, Kecamatan Warunggunung, Selasa (4/9/2018) siang sekira pukul 11.00 WIB.
“Tidak ada korban jiwa. Diduga penyebab kebakaran akibat korsleting listrik, akibatnya dua rumah milik warga hangus terbakar,” ujarnya.
Baca juga :
Lagi, Kebakaran Hanguskan Dua Rumah Warga di Warunggunung
Pada malam hari, sekira pukul 20:18 WIB kebakaran kembali terjadi di Kampung, Leuwikaung RT 03/ RW 03, Kelurahan Rangkasbitung Barat, Kecamatan Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Banten. Warga sekitar panik ketoka mengetahui api membesar dari sisa pembakaran sampah yang tak jauh dari gudang penyimpanan rongsokan milik Endi Suhendi.
Lihat video :
“Akibat banyaknya barang-barang yang mudah terbakar, membuat api dengan cepat menjalar dan membakar barang-barang di dalam gudang rongsokan,” katanya.
Usai melakukan pemadaman di Kampung Leuwikaung, lanjut Suparmin, petugas kembali menerima laporan adanya kebakaran rumah dan Kobong (Asrama Santri,-red) milik Jala (31)
di Kampung Oteng RT 04/ RW 01, Desa Padasuka, Kecamatan Warunggunung, Kabupaten Lebak, ludes dilalap api, pada Selasa (4/9/2018) malam, sekira pukul 22:30 WIB.
Baca juga :
Gudang Sawit PTPN VIII Kertajaya Terbakar
“Yang terbakar yakni, 2 unit motor serta bangunan rumah dan kobong. Penyebabnya korsleting listrik,” paparnya.
Pihaknya mengimbau kepada warga Kabupaten Lebak agar mewaspadai kebakaran. Pasalny musibah kebakaran ini kapan saja bisa terjadi, apalagi di musim kemarau seperti saat ini.
“Banyak faktor yang memicu terjadinya kebakaran, bisa dari korsleting listrik, kompor gas dan percikan sisa pembakaran sampah. Untuk itu, saya minta masayarakat senantiasa waspada. Jika menemukan percikan api yang memicu kebakaran segera laporkan ke petugas Damkar,” tandasnya. (Deni).


































