Bakar Sampah, Gudang Rongsokan di Rangkasbitung Ludes Terbakar

Tampak kobaran api membumbung tinggi dan menghanguskan gudang penyimpanan barang-barang bekas (rongsokan) di Kampung Leuwikaung, Kelurahan Rangkasbitung Barat, Kecamatan Rangkasbitunh, Kabupaten Lebak. (Foto/Deni).

LEBAK,- Sebuah gudang penyimpanan rongsokan yang terletak di Kampung, Leuwikaung RT 03/ RW 03, Kelurahan Rangkasbitung Barat, Kecamatan Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Banten ludes terbakar, Selasa (4/9/2018) malam. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun kerugian materil diperkirakan mencapai juta rupiah.

Informasi yang berhasil dihimpun Orbit Banten, peristiwa itu terjadi sekira pukul 20:08 WIB malam. Rumah kosong yang terbakar itu milik Endi Suhendi (56) warga setempat yang dijadikan gudang penyimpanan rongsokan.

Lihat video :

Menurut Yuni, warga setempat menuturkan, api yang melalap gudang yang sebagian besar terbuat dari kayu tersebut cepat membesar dan menjalar ke seluruh bagian. Warga disekitar lokasi yang mengetahui kebakaran itu langsung memadamkan api dengan alat seadanya.

Baca juga :
Lagi, Kebakaran Hanguskan Dua Rumah Warga di Warunggunung

“Saya denger anak-anak pada teriak-teriak ada kebakaran. Lalu saya langsung ambil air dari belakang rumah,” kata Yuni kepada Orbit Banten, dilokasi kejadian, Selasa (4/9/2018).

Sementara itu, menurut Kasi Damkar Kabupaten Lebak, Suparmin mengatakan, api diduga berasal dari sisa pembakaran sampah yang ditinggalkan oleh pemilik untuk mengambil barang rongsokan di lokasi lain. Akibat banyaknya barang-barang yang mudah terbakar membuat api dengan cepat menjalar dan membakar barang-barang di dalam gudang rongsokan milik Endi.

Baca juga :
Gudang Sawit PTPN VIII Kertajaya Terbakar

“Setelah mendapat laporan dari masyarakat, kita langsung menuju lokasi kebakaran. Api berhasil dipadamkan sekitar setengah jam kemudian,” ujarnya.

Dalam peristiwa tersebut, petugas Damkar mengerahkan dua unit kendaraan Damkar dan satu unit kendaraan tangki air pembantu untuk memadamkan sisa-sisa api yang menghanguskan bangunan tersebut.

“Korban jiwa tidak ada, namun kerugian materil dari pengakuan pemilik rumah diperkirakan mencapai jutaan rupiah,” tandasnya. (Deni).