Lubang Galian Jebol, Seorang Penambang Batu Bara Tewas

Upaya pencarian penambang batu bara yang tewas di dalam lubang dengan kedalaman sekira 40 meter di Desa Situregen, Kecamatan Panggarangan. (Foto:Istimewa).

LEBAK, – Akibat dinding lubang galian tambang batu bara jebol, Juhedi (20) penambang batu bara yang diduga ilegal, warga Kampung Dukuh RT03/RW07, Desa Situregen, Kecamatan Panggarangan, Kabupaten Lebak dilaporkan tewas tertimbun reruntuhan tanah saat tengah menambang batu bara, Minggu (20/4) kemarin, sekira pukul 10.00 WIB.

Ketika dihubungi melalui jaringan seluler, Kapolsek Panggarangan, AKP Tatang Warsita mengatakan, kecelakaan kerja terjadi dilubang batu bara di blok Kampung Dukuh, Desa Situregen, Kecamatan Panggarangan.

Dikatakan Tatang, saat kejadian korban tengah menambang batu bara di kedalaman lubang 40 meter. Tiba – tiba muncul mata air dari dinding lubang, kemudian membesar dan menjebol dinding karena semburan air yang sangat besar.

“Akibatnya, korban terendam di dalam lubang galian tersebut, saat itu Samsudin rekan korban sempat menyelamatkan diri dengan cara menaiki dinding lubang yang telah terpasang alat berupa kit hingga dapat selamat,” ujarnya.

Lebih lanjut Tatang menjelaskan, Setelah Samudin (rekan korban,-red) itu berhasil keluar dari lubang, kemudian memberitahukan kepada warga sekitar dan dilakukan penyelamatan korban dengan cara menyedot air menggunakan mesin sedot seruni sebanyak empat unit.

Tatang mengatakan pencarian korban sudah dilakukan selama dua hari, namun sayang korban belum ditemukan.

“Pencarian hari pertama sempat dihentikan pada pukul 23.00 WIB karena kondisi gelap,” kata Tatang Warsita.

“Hari kedua ini upaya evakuasi korban kembali dilakukan oleh anggota polsek dibantu anggota Brimob dan masyarakat setempat di lokasi kejadian. Penyedotan air didalam lubang masih terus dilakukan dengan empat mesin penyedot air, namun air masih belum surut diperkirakan korban sudah meninggal di dalam lubang,” ujar Tatang Warsita, Senin (21/4/). (Alvin).