MALINGPING – Dua orang pegawai desa Kadujajar, Kecamatan Malingping, Muhamad Jaeni dengan Encep Awaludin, Lebak, Banten sempat diisukan terkonfirmasi virus Corona dengan status Orang Tanpa Gejala (OTG) karena sebelumnya mengikuti Rafid tes untuk pegawai desa yang dilaksanakan di Kantor Kecamatan Malingping pada September lalu.
Hasil Rafid tes kedua pegawai ini dinyatakan reaktif, sehingga mereka dibawa ke Laboratorium forensik (Labfor) untuk dilakukan sweb. Selama menunggu hasil Tes Sweb, kedua pegawai ini di intruksikan untuk isolasi mandiri.
“Waktu itu saya sempet di isukan terkonfirmasi virus Covid- 19 setelah mengikuti Rafid tes yang dilaksanakan di Pendopo Kecamatan Malingping oleh tim gugus tugas virus Covid- 19 Kecamatan. bahkan dimasukan dalam Daftar terkonfirmasi Virus Covid -19 tingkat Kabupaten,” katanya.
Namun anehnya kata Muhamad Jaeni, saat menjalani isolasi mandiri mereka mengaku tidak mendapatkan perhatian dan konfirmasi apapun baik dari dinas terkait ataupun pemerintah.
“Yang saya herankan selama menjalani isolasi mandiri tidak ada pihak dinas terkait yang memberikan bantuan ataupun konfirmasi dengan keadaan saya selama menjalani isolasi. Saya kira mau dapat bantuan seperti bentuk makanan untuk penambahan imun tubuh atau Vitamin agar kesehatan saya bisa kembali normal.” katanya.
Jaeni juga mengaku tidak pernah menerima hasil Swebnya. Hanya ada surat keterangan sehat saja dari Puskesmas Malingping.
Encep Awaludin juga mengatakan hal yang sama, jika selama menjalani isolasi mandiri tanpa adanya perhatian dari pemerintah baik itu bersifat bantuan ataupun konfirmasi keadaan. (Kus).



































