SERANG,- Pasca GMHP yang berakhir 28 Oktober lalu, KPU se-Banten melanjutkan ikhtiarnya untuk menyempurnakan DPTHP-1. Ikhtiar ini dilakukan melalui kegiatan Coklit Terbatas oleh PPS mulai tanggal 1 sampai 9 November mendatang.
Hal ini diungkapkan oleh Agus Sutisna, Kordiv Data dan Informasi KPU Banten usai menggelar Rakor dengan KPU Kabkota se Banten, di Kantor KPU Banten, Jumat (2/11/2018).
Dalam keterangan persnya, Agus menjelaskan, bahwa Coklit Terbatas ini merupakan perintah KPU RI secara nasional yang dituangkan dalam Surat Edaran nomor 1.351 tentang Penyelesaian Tindak Lanjut Data 31 Juta Pemilih hasil analisis Ditjen Dukcapil Kemendagri yang diterima KPU RI pada awal Oktober silam.
Baca juga :
Prilaku Politik Memilih Pada Pemilihan Umum di Indonesia
“Sasaran coklit terbatas itu adalah para pemilih yang menurut versi Dukcapil suda melakukan perekaman KTP el namun belum masuk di dalam DPTHP-1. Jumlahnya se-Banten sekitar 1.2 jutaan”, papar Agus.
“Jadi coklit terbatas ini dimaksudkan untuk memastikan kebenaran dan akurasi data hasil penyandingan DP4 dan DPTHP-1 oleh Dukcapil”, lanjutnya.
Sebagaimana pernah diekspose sebelumnya, pada saat menggelar GMHP (1-28 Oktober), KPU juga menerima masukan data DP4 Non DPTHP-1 yang jumlahnya secara nasional lumayan fantastis, yakni sebanyak 31 juta. Namun setelah dilakukan penyandingan dan analisis internal oleh KPU RI, data ini turun menjadi 24 jutaan. Artinya sekitar 7 jutaan pemilih dipastikan sudah masuk dalam DPTHP-1.
“Nah, coklit terbatas ini dilakukan secara nasional terhadap sisa 24 jutaan data pemilih yang diduga belum masuk dalam DPTHP-1”, ungkap Agus.
Baca juga :
Pemilu 2019 : Ada 15 Ribu Data Pemilih Siluman di Lebak
Lalu bagaimana coklit terbatas ini dilakukan ? Agus menjelaskan, coklit ditempuh melalui 3 mekanisme. Pertama dengan kordinasi dan pencermatan intensif oleh KPU Kabupaten/kota bersama Dukcapil, Bawaslu dan Parpol.
Kedua, melalui pertemuan terbatas yang digelar oleh PPS, yang melibatkan mantan Pantarlih, Ketua RT/RW dan tokoh masyarakat, atau Ketiga dengan mendatangi secara langsung rumah-rumah warga yang data otentiknya terdapat dalam data yang dikirim Dukcapil tadi.
“Melalui kegiatan coklit terbatas ini diharapkan DPT Pemilu 2019 final nantinya semakin komprehensif, akurat dan mutakhir,” harapnya. (Deni).




































