
LEBAK – Dalam rangka meningkatkan kualitas pendidikan agama, Kementrian Agama (Kemenag) Kabupaten Lebak melakukan demosi (Penurunan jabatan) terhadap 6 (enam) Kepala Sekolah (Kepsek) Madrasah tingkat MTs dan MAN.
“Pergantian jabatan dari kepala madrasah menjadi guru di lingkungan Kemenag sudah biasa. Itu bagian dari penyegaran. Totalnya ada 5 orang Kepsek yang menjadi guru, dan satu jadi Pengawas di Kemenag,” kata Humas Kantor Kemenag Lebak Anjas, Jumat (12/1).
Menurut Anjas, sebanyak enam kepala sekolah dikembalikan menjadi guru. Hal itu berdasarkan surat keputusan Kepala Kemenag Lebak Nomo2 2424/KK.28.02.01/Kp.07.05/10/2017 tanggal 05 Oktober 2017 tentang usul mutasi, hasil sidang Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan pada Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Banten Nomor 6/baperjakat/XII/2017 tanggal 04 Desember 2017.
Ke-enam kepala madrasah tersebut yakni Kepala MAN 1, MAN 2, MTSN 2, MTSN 1, MTSN 3, MTSN 4. Masing-masing kena demosi dan dikembalikan menjadi guru madrasah, diantaranya H.Wahyudin menjadi Kepala MAN 1 menggantikan Drs Jufri, Kepala MAN 2 Lebak Ahmad Syaefullah menggantikan Drs Nurochim, Kepala MTSN 2 Lebak Dadang Purwanda menggantikan
H baekandi, Kepala MTSN 1 Dadang A Nurdin menggantikan Ahmad Firdaus, Kepala MTSN 3 Lebak Ade Irawan Setiawan mengantikan Arfan Fuad dan Kepala MTSN 4 Lebak Durotunasihin menggantikan H Rahmat yang menjadi Pengawas di Kemenag Lebak.
“Jabatan kepala di kemenag sifatnya sementara tidak mengikat sepertihalnya di lingkungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan yang tadinya kepala sekolah harus menjadi kepala sekolah lagi. Di Kemenag pergantian sudah menjadi hal biasa,” tuturnya.
Sementara itu, Kepala Kantor Kemenag Lebak Encep Safrudin Muhyi menuturkan, ke-enam kepala madrasah yang didemosi menjadi guru dalam rangka peningkatan kualitas.
“Terima kasih kepada kepala madrasah lama yang sudah berjasa kepada Kemenag. Madrasah merupakan tempat untuk peningkatan kualitas didik kita,” katanya.
Lebih lanjut Kepala Kantor Kemenag mengatakan, terkait dengan pekerjaan yang baru hilangkan rasa egois dan emosi.
“Jangan terlalu banyak marah. Baca Al-quran, bekerja sesuai aturan. Saya berharap ini merupakan sebagai tugas tambahan. Emban amanah ini dengan baik,” pintanya.
Selalu bersikap kooperatif, koordinasi, konsisten dengan aturan, dan konsekuen terhadap pekerjaan.
“Selamat bekerja, dan jangan lupa tetap jaga koordinasi dan konsultasi. Jalankan amanah ini dengan baik demi peningkatan mandrasah yang lebih baik, lagi,” pungkasnya. (Ali).

































