
LEBAK,- Bendungan Cisaireun yang menjadi sumber pengairan lahan pertanian terbengkalai. Bendungan yang terletak di Desa Pasindangan, Kecamatan Cileles, Kabupaten Lebak, Banten tersebut merupakan bendungan yang dibangun pada zaman Belanda dan kondisinya kini sangat memprihatinkan.
“Bendungan eks zaman Belanda ini sudah terbengkalai lebih dari 20 tahun dan belum pernah diperbaiki,” kata Kepala Desa Pasindangan Aden kepada Orbit Banten melalui saluran telpon genggamnya, Rabu (25/7/2018).

Aden mengatakan, bendungan Cisaireun ini merupakan bendungan zaman Belanda. Selain menjadi sumber pengairan lahan persawahan petani di Desa Pasindangan, aliran sungai ini juga menjadi tumpuan petani yang berada di Desa Kujangsari, dan Desa Cikareo. Jika ini tidak diperbaiki, kata Aden, dikhawatirkan semakin banyak lahan persawahan yang beralih fungsi.
“Dinding bendungan dan irigasinya tidak berfungsi. Imbasnya masyarakat kesulitan menggarap lahan pertanian karena krisis pengairan,” ujarnya.
Pihaknya berharap, bendungan Cisaireun bisa segera diperbaiki karena masyarakat sangat membutuhkan irigasi yang sumber airnya berasal dari bendungan Cisaireun sebagai sumber pengairan lahan persawahan.
“Kalau bukan pemerintah, siapa lagi yang memperbaiki bendungan ini. Kami sangat berharap bendungan Cisaireun ini dapat berfungsi lagi seperti dulu,” harapnya. (Deni).

































