
LEBAK,- Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Lebak memberikan pelatihan khusus terhadap 36 pelaku wisata (pengelola objek wisata,-red). Pelatihan digelar bersama dengan Dispar Propinsi Banten, Penggiat Medsos, Generasi Pesona Indonesia (Genpi) dan Konsultan Sidaku CV Trawis Multimedia, dan digelar selama tiga hari mulai 28 sampai 30 Agustus 2018 di Wisata Alam Citamiang, Cisarua, Bogor.
Kasi Ekonomi Kreatif Dispar Lebak Farid Surawan mengatakan, pelatihan ini dimaksudkan untuk memaksimalkan media informasi untuk memasarkan pariwisata Kabupaten Lebak, serta penyajian data jumlah kunjungan wisata melalui aplikasi Sistem Informasi Data Kunjungan (Sidaku).
Farid menuturkan, pelatihan tersebut merupakan langkah serius yang dilakukan Dispar Kabupaten Lebak dalam hal pengembangan potensi daerah, khususnya dalam bidang promosi wisata.
“Sasarannya adalah pengelola tempat wisata untuk dapat meningkatkan promosi destinasi wisata melalui media sosial dan penggunaan aplikasi Sidaku,” kata Farid kepada Orbit Banten, Selasa (28/8/2018).
Farid mengharapkan, setelah melalui pelatihan ini para pelaku wisata dapat menerapkan dan terus melakukan promosi melaui media sosial agar wisata yang ada di Kabupaten Lebak dapat lebih dikenal.
“Saya harap setelah melalui pelatihan ini, para pelaku wisata bisa mendapatkan data kunjungan wisata yang akurat dan tepat waktu. Selain itu destinasi wisata yang ada di Lebak bisa lebih dikenal melalui promosi media sosial,” harapanya.
Sementara itu, Wawan perwakilan destinasi Situs Kosala, Kecamatan Lebak Gedong mengatakan, pelatihan ini sangat membantu dalam pengembangan wisata disetiap daerahnya. Dimana teknologi mempunyai peran yang sangat penting dalam bidang promosi atau pemasaran suatu destinasi wista.
“Semoga dengan pelatihan ini saya dan temen-temen lainya dapat membawa ilmu dan bisa menjadikan wisata di setiap daerah di Kabupaten Lebak makin maju,” tandasnya. (Yusup).


































