LEBAK – Dua orang warga Rangkasbitung menjadi korban kejahatan jalanan (pecah kaca) pada Selasa (21/11). Peristiwa tersebut terjadi di dua lokasi berbeda, yakni di depan klinik Husada di Jalan Sunan Kalijaga, Kecamatan Rangkasbitung sekira pukul 18.00 WIB, satu jam kemudian mobil Toyota Agya milik Fuluz yang terparkir di Jalan Laskar Ampera, Kampung Daleum, Kecamatan Cibadak, jadi sasaran pecah kaca.
Baca juga:
Waspadai Ancaman Konflik Sosial di Pilkada Lebak
Fantastis, Anggaran MTQ XXXVI Capai Rp2,3 Miliar
“Hanya sekira lima menit saya tinggalkan mobil tersebut, tapi ketika saya kembali lagi kaca kanan belakang sudah pecah dan barang saya berantakan,” ujar Fuluz kepada warrawan.
Fuluz menginformasikan, barang-barang yang ada di dalam mobilnya raib diambil pelaku pecah kaca, seperti laptop dan berkas kantor. Untuk itu, dirinya langsung melaporkan kasus pecah kaca tersebut ke Mapolsek Cibadak. Harapannya, pelaku pecah kaca yang meresahkan masyarakat dapat tertangkap dan mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum.
“Saya dapat informasi, yang menjadi korban pecah kaca bukan hanya saya, satu jam sebelumnya mobil warga yang terparkir di Jalan Sunan Kalijaga di depan klinik Husada jadi korban pecah kaca. Tapi, saya enggak tahu mobil apa yang jadi korban,” terangnya.
Fuluz mengimbau kepada masyarakat di Lebak untuk tetap berhati-hati menjaga kendaraannya. Karena, kejahatan pecah kaca kendaraan berkeliaran di wilayah Lebak. Dirinya yakin, polisi bisa mengungkap kasus tersebut.
“Yang saya sayangkan, berkas kantor juga ikut hilang, apalagi data saya untuk besok ikut ujian,” ujarnya dengan nada lirih.(Alvin)



































