
LEBAK – Puluhan aktivis mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Peduli Sesama (AMPESA) melakukan aksi pengumpulan dana untuk Nurman, warga Guradog, Kecamatan Curugbitung. Nurman merupakan korban kecelakaan dua tahun lalu. Kakinya mengalami pembusukan dan harus diamputasi.
Baca juga:
Tok!! RAPBD Lebak Rp2,317 Triliun Disahkan
Bupati & Ribuan Masyarakat Ngabrag ke Curug Munding
Tiga Komplotan Pencuri Handphone Bonyok Digebuki Massa
Dhimas, koordinator aksi penggalangan dana peduli Nurman, menyatakan, pada 2015 lalu Nurman mengalami kecelakaan lalu lintas. Diduga salah mendapatkan pertolongan pertama, kaki Nurman mengalami pembusukan, sehingga harus diamputasi. Namun, pihak keluarga tidak memiliki biaya untuk perawatan di rumah sakit.
“Kami prihatin melihat kondisi Nurman. Akibat kecelakaan dua tahun lalu, dia tidak bisa beraktivitas, karena kaki kirinya membusuk,” kata Dhimas kepada Orbit Banten, Sabtu (25/11).
Sampai sekarang, donasi peduli Nurman yang dikumpulkan AMPESA dari para dermawan sudah mencapai Rp8 juta. Rencananya, AMPESA akan terus menggalang dana peduli Nurman kepada masyarakat. Apalagi, Pemkab Lebak sendiri sudah memberikan sinyal positif dan akan ikut membantu menyelesaikan persoalan yang dihadapi Nurman dan keluarga.
“Rekan-rekan dari AMPESA sudah lima hari turun ke jalan. Kami bersyukur, masyarakat banyak yang peduli dan terkumpul donasi sebesar Rp8 juta,” jelasnya.
Menurutnya, dana yang terkumpul akan diserahkan kepada keluarga Nurman di Guradog. Dia akui, dana tersebut belum cukup untuk biaya operasi kaki Nurman yang membusuk. Karena itu, donasi peduli Nurman bakal terus dilakukan AMPESA.
“Saya dan mahasiswa Lebak ingin Nurman segera mendapatkan perawatan medis dari rumah sakit,” pungkasnya.(M Yusuf)


































