Irna Komitmen Genjot Pariwisata Pandeglang

Pelatihan reformulasi strategi di era disruption di Rumah Perubahan, Bekasi.(Foto/istimewa)

PANDEGLANG – Pandeglang memiliki potensi pariwisata yang cukup melimpah di Provinsi Banten. Setiap tahun, jumlah kunjungan wisatawan lokal dan mancanegara ke wilayah tersebut mencapai ratusan juta orang, sehingga sektor pariwisata diyakini dapat mendongkrak perekonomian masyarakat Pandeglang.

Baca juga:
Piutang PBB P2 di Pandeglang Capai Rp4 Miliar
20 Tahun, Jalan Kerta – Pasir Buntu Tidak Tersentuh Pembangunan

Bupati Pandeglang Irna Narulita menyatakan, di era digital perubahan terjadi cukup cepat. Karena itu, Kabupaten Pandeglang harus melakukan pengembangan model bisnis berbasis digital dalam menghadapi tantangan di abad 21. Tanpa inovasi, pariwisata Pandeglang bakal ketinggalan, sehingga masyarakat akan beralih ke daerah lain.

“Pandeglang punya potensi wisata alam, wisata budaya, dan wisata religi yang melimpah. Tapi, promosi wisata yang dilakukan masih minim, sehingga harus ditingkatkan,” kata Irna ketika menghadiri pelatihan reformulasi strategi di era disruption di Rumah Perubahan, Bekasi, Jumat (24/11).

Baca juga:
Pahlawan Tidak Identik Mengangkat Senjata Mempertahankan NKRI
Cegah Kecurangan, Disperindag Tera Ulang Timbangan di Pasar Rangkasbitung
Tok!! RAPBD Lebak Rp2,317 Triliun Disahkan

Istri mantan Bupati Dimyati Natakusuma ini meyakini, potensi pariwisata di Pandeglang akan terus berbenah. Apalagi, pemerintah pusat telah menetapkan kawasan ekonomi khusus (KEK) Tanjung Lesung. Bahkan, sekarang pemerintah sedang melaksanakan pembebasan lahan Jalan Tol Serang – Pandeglang. Ruas jalan tersebut akan menjadi akses wisatawan ke berbagai lokasi wisata di Kota Badak.

“Pelatihan yang menghadirkan Guru Besar Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia (UI) Rhenaldi Kasali, telah memberikan pencerahan. Karenanya, kita akan terus melakukan perubahan dan inovasi, sehingga pariwisata Pandeglang bisa lebih bersinar di dunia,” paparnya.(Jamaludin)