
SERANG – Warga Kampung Pamarayan yang berada di Desa Warung Kole, Kecamatan Pamarayan, Kabupaten Serang, mengembangkan potensi kopi lokal dan menciptakan lapangan kerja bagi khalayak luas. kopi yang diolah sendiri oleh warga ini diberi nama kopi ‘Kujang’.
“Sengaja kita pilih nama yang mudah diingat, karena kebiasaan warga disini sehari bisa minum kopi tiga kali, dan hasilnya mata kuat terjaga sampai pagi,” kata Nana, Pengelola Home Industri Kopi Kujang.
Menariknya lagi, kopi Kujang ini diolah dan di produksi oleh warga Kampung Pamarayan sendiri, dan biji kopi didatangkan dari tempat yang tidak jauh, yakni Rangkasbitung. Nana mengatakan usahanya dapat memproduksi kurang lebih 10 kilogram kopi jadi setiap harinya, dan dipasarkan dengan harga Rp 80.000 perkilo, Rp 7.000 untuk kemasan ekonomis, dan Rp 18.000 untuk 1 Pack isi 20 sachet. Sayangnya, untuk pemasaran kopi lokal ini belum bisa menembus daerah luar karena belum diolah secara maksimal.

“Perhari kami bisa memproduksi sekitar 10 kilogram, dan kopi yang telah jadinyadipasarkan dengan harga Rp 80.000 perkilo, Rp 7.000 untuk kemasan ekonomis, dan Rp 18.000 untuk 1 pack isi 20 sachet. Untuk pemasaran baru didaerah Banten saja, belum keluar Banten. Insyaallah, doakan saja kedepannya kopi kita ini dapat menembus pasaran yang lebih luas,” ujar Nana kepada Orbit Banten.
Lebih Lanjut, Nana mengatakan, dengan membuka Home Industri ini dirinya bertujuan untuk membuka lapangan kerja bagi banyak orang, termasuk warga Kampung Pamarayan sendiri.
“Saya membuka Home Industri ini dengan tujuan membuka lapangan kerja bagi banyak orang, untuk saat ini baru ada 3 orang warga sekitar. Home Industri ini juga dikelola oleh saya dan keluarga,” imbuhnya.

Diakhir, Nana berharap usaha kopi ini dapat menjadi wadah segaligus menjadi motivasi bagi generasi muda agar lebih mengedapankan dalam hal menciptakan lapangan kerja bagi orang banyak.
“Dengan industri kopi ini saya harap para generasi muda lebih peduli untuk hal mengembangkan kopi lokal, dan juga saya harap industri Kopi Kujang ini dapat menjadi wadah sekaligus menjadi motivasi bagi generasi muda agar leboh mengedepankan untuk menciptakan lapangan kerja bagi masyarakat,” pungkasnya. (Alvin).



































