Memasuki Bulan Rajab, Harga Bahan Pokok di Pasar Rangkasbitung Merangkak Naik

Salah seorang pedagang di pasar tradisional Rangkasbitung sedang melayani pelanggan. (Foto:Alvin).

LEBAK,- Dua hari memasuki bulan rajab, beberapa kebutuhan pokok di pasar tradisional Rangkasbitung, Kabupaten Lebak mulai merangkak naik, Selasa (20/3).

Sejumlah pedagang di pasar Rangkasbitung mengaku, kenaikan harga sejumlah kebutuhan pokok sudah terjadi sejak sepekan terakhir. Hal ini dipicu oleh cuaca buruk sehingga mengakibatkan petani gagal panen.

“Sudah sepekan terakhir harga sejumah bahan pokok naik. Mungkin karena faktor cuaca, beberapa petani jadi gagal panen,” kata Ade, salah seorang pedagang di pasar Rangkasbitung kepada Orbit Banten, Selasa (20/3).

Hal yang sama juga diungkapkan Evi salah satu pedagang ikan, ia mengaku keberatan dam merasa iba dengan pembeli akibat kenaikan harga tersebut.

“Semoga kedepannya harga dapat kembali turun, karna kasihan pembeli yang berasal dari keluarga kurang mampu,” jelasnya.

Sementara itu, Imas salah satu pembeli mengaku sangat keberatan dengan kenaikan harga bahan pokok.

“Harga ayam naik, awalnya Rp. 31.000 sekarang jadi Rp. 35.000. Kenaikan ini tentunya sangat memberatkan bagi pembeli. Saya harap, harga kebutuhan bahab poko bisa kembali normal,” harapnya.

Berdasarkan data yang dihimpun orbitbanten.co.id sejumlah bahan pokok naik sejak sepekan terakhir. Sejumlah kebutuhan bahan pokok yangbmengalami kenaikan diantaranya, bawang merah dari Rp 15 ribu menjadi Rp 32 ribu, Cabai merah dari Rp 30 ribu menjadi Rp 45 ribu, Cabai rawit dari Rp 20 ribu menjadi Rp 30, Ayam Rp 31 ribu menjadi Rp 35 ribu, Ikan dari Rp 20 ribu menjadi Rp 25 ribu. Sementara itu, dari keterangan pedagang, sayuran dan telur harganya turun. (Alvin).