Mandi di Sungai Ciberang, AR Terseret Arus dan Belum Ditemukan

Warga menyaksikan proses pencarian korban tenggelam di sungai Ciberang, Kampung Keong, Desa Cikatapis, Rangkasbitung, Senin (23/4). (Foto:Deni).

LEBAK – Asyik mandi disungai Ciberang, AR (9) putra dari pasangan Asep Haerudin (30) dan Wulan (27), warga Desa Cikatapis, Kecamatan Kalanganyar, Kabupaten Lebak terseret arus sungai yang deras pada Minggu (22/4). sampai saat jasad AR belum juga ditemukan.

Dari informasi yang dihimpun orbitbanten.co.id, Pada awalnya Minggu (22/4) sekitar pukul 13.30 wib, AR Bocah yang masih duduk dibangku kelas 3 di SD Negeri 1 Aweh ini berkunjung ke rumah kakeknya di Kampung Keong, Desa Cikatapis, Kecamatan Kalanganyar, Kabupaten Lebak, dirinya hendak bermain ke kebun pinggir sungai Ciberang ditemani dengan ke tiga orang temannya untuk mencari bambu.

Saat itu korban bersama satu orang temannya berenang disungai tersebut sehingga AR dan satu orang temannya terseret oleh arus sungai yang cukup deras pada saat itu, melihat hal tersebut, kedua temannya yang berada dipinggir sungai ciberang sempat berupaya untuk menolong dengan menyodorkan pelepah pisang, namun hanya temanya yang bisa tertolong, sedangkan AR hanyut terseret arus.

Panik dengan kejadian tersebut, ketiga kawan korban tidak langsung diberitahukan kepada orang tua korban, setelah beberapa saat, sekira selepas magrib ketiga kawan korban baru memberanikan diri untuk memberitahukan kepada keluarga korban, mengetahui hal itu orang tua korban dibantu warga guna melakukan pencarian dibibir sungai dengan alat alakadarnya.

Ketika dikonfirmasi, Kepala Desa Cikatapis Darmawan mengatakan ketika mendengar kabar tersebut, dirinya langsung mengerahkan warganya untuk membantu pencarian dan melaporkan kepada pihak Polsek Rangkasbitung dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lebak guna segera mendapatkan bantuan pencarian korban.

“Saat ini baru warga sekitar yang melakukan pencarian dilokasi kejadian, semoga pihak BPBD bersama Tagana bisa segera memberikan bantuan pencarian yang lebih intensif,” terangnya.

Dari pantauan orbitbanten.co.id di lokasi pihak Polsek Rangkasbitung, masih melakukan investigasi lebih lanjut, mengingat korban dan kawan-kawannya ini masih dalam kondisi syok berat dan berusia masih dibawah umur, hingga berita ini dilansir korban tenggelam masih belum bisa ditemukan. (Alvin).