Mayoritas Pelanggar Lalu Lintas Tidak Pakai Helm

*Operasi Zebra Kalimaya Tilang 2.432 Kendaraan

Kasatlantas Polres Lebak AKP Roby Heri Saputra turun langsung pada operasi Zebra Kalimaya 2017.(Foto/Deni Sopandi)

LEBAK – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Lebak selama 14 hari menggelar Operasi Zebra Kalimaya 2017 di beberapa lokasi di Kabupaten Lebak. Hasilnya, sebanyak 2.432 kendaraan ditilang dengan mayoritas pelanggaran, yaitu tidak menggunakan helm standar nasional (SNI).

Pada hari terakhir Operasi Zebra Kalimaya, Satlantas Polres Lebak menggelar operasi di perbatasan Kabupaten Lebak dan Serang di Jalan Rangkasbitung – Serang di Kecamatan Warunggunung. Ratusan kendaraan yang melanggar lalu lintas ditilang aparat kepolisian.

Kasatlantas Polres Lebak AKP Roby Heri Saputra mengatakan, jenis pelanggaran yang dilakukan pengendara sebagian besar mengabaikan keselataman atau rawan kecelakan fatal, karena tidak pakai helm. Selain itu, ada juga kendaraan yang dimodifikasi dan tidak dilengkapi surat-surat kendaraan.

“Pengendara yang kedapatan tidak memiliki SIM juga ditindak tegas. Upaya tersebut diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk tertib berlalu lintas,” kata Roby di sela-sela menggelar razia kendaraan di Warunggunung, Selasa (14/11).

Menurutnya, operasi statis 2017 dilaksanakan di beberapa lokasi dan selalu berpindah-pindah. Kondisi tersebut dilakukan agar operasi yang dilaksanakan polisi tidak diketahui, sehingga pelanggar lalu lintas tidak bisa menghindari giat operasi yang dilaksanakan Satlantas Polres Lebak.

“Jumlah pelanggar lalu lintas yang ditilang mengalami peningkatan dibandingkan Operasi Zebra Kalimaya 2017,” ujarnya.

Mantan Kapolsek Bayah ini menyatakan, kesadaran masyarakat perkotaan tertib berlalu lintas di jalan raya sudah cukup baik. Namun, kesadaran masyarakat di daerah penyangga ibu kota masih rendah. Kondisi tersebut diduga, karena masyarakat di daerah jarang melihat polisi lalu lintas menggelar razia atau patroli.

Baca:
Ribuan Pengendara Terjaring Operasi Zebra Kalimaya2017

“Kita terus lakukan upaya preventif untuk menekan jumlah pelanggaran lalu lintas di wilayah Lebak. Upaya yang dilakukan, yakni dengan sosialisasi dan menyampaikan pengumuman melalui mobil pelayanan keliling,” tukasnya.(Deni Sopandi)