Listrik Sering Padam, Pelaku UMKM di Malingping Mengeluh

Foto ilustrasi.

LEBAK, – Sejumlah pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) seperti Cafe, counter pulsa dan warung kelontongan di wilayah Kecamatan Malingping, Kabupaten Lebak mulai mengeluhkan aluran listrik yang sering padam beberapa hari terakhir.

Salah seorang pemilik Cafe di Malingping Endi mengaku, kecewa terhadap pelayanan PLN karena tidak bisa memenuhi hak-hak masyarakat sebagai konsumen.

“Pusing kalau sudah mati lampu. Pengunjung yang sudah datang ke Cafe pun balik lagi karena didalam ruangan gelap,” kata Endi kepada wartawan, Rabu (4/12/2019).

Menurut Endi, seringnya pemadaman listrik membuat aktivitas masyarakat terganggu. Ia juga mengaku, tidak pernah ada pemberitahuan pemadaman listrik yang dilakukan oleh PLN setempat. Akibatnya, pengahsilan para pelaku UMKM mengalami penurunan yang drastis.

“Matinya enggak tentu, kadang sore hari hingga malam. Bahkan tadi malam listrik mati sampe 30 menit. Ya, kami rugi lah, batu es yang ada di prizerpun tidak membeku,” ujarnya.

Senada diungkapkan Azis, pemilik warung kelontong mengungkapkan, pemadaman listrik di Malingping bisa dibilang cukup sering. Dalam sehari, kata dia kadang 2 sampe 3 kali pemadaman listrik.

Untuk itu, ia meminta PLN di wilayah Malingping agar meningkatkan pelayanannya. Karena listrik saat ini sudah menjadi kebutuhan dasar masyarakat.

‘Kami harap pelayananya ditingkatkan. Ya, minimal ada pemberitahuan pemadaman listrik kepada masyarakat,” katanya.

Hingga berita ini diterbitkan, Helmi Manajer PLN Rayon Malingping saat dikonfirmasi wartawan belum memberikan jawaban terkait pelayanan listrik di wialayah Malungping. (Kus).