Aliran Sungai Cikatapis Tertutup Longsor

Kondisi sungai Cikatapis tertutup longsoran bronjong akibatnya aliran sungai Cikatapis tersumbat dan membahayakan rumah warga. (Foto/Yusup).

KALANGANYAR,- Aliran sungai Cikatapis di Kampung Rancabedig, Desa Cikatapis, Kecamatan Kalanganyar, Kabupaten Lebak, Banten tertutup longsoran tanah bronjong sepanjang 20 meter. Akibat kejadian tersebut aliran sungai Cikatapis tidak dapat mengalir dengan lancar karena tersumbat material longsoran berupa tanah dan bebatuan.

“Setelah kejadian longsor membuat warga khawatir. Lantaran aliran sungai Cikatapis mengalami penyempitan tadinya lebar 8 meter kini tinggal setengah meter,” kata Entih Warga setempat saat ditemui Orbit Banten,Jumat (3/8/2018).

Menurut Entih, penyempitan pada aliran sungai bisa menimbulkan kerusakan lebih luas lagi. Bukan hanya tanah longsor tetapi juga bisa merambah pada permukiman warga.

“Kalau lagi kemarau kan airnya kecil tapi kalau musim hujan sudah dipastikan airnya naik ke permukaan. Bukan hanya tanah kebun yang habis tapi rumah juga ikut tergerus,” katanya.

Entih berharap, pemerintah segera melakukan penanganan sungai Cikatapis sebelum musim penghujan tiba.

“Untuk saat ini saja kami sudah merasakan dampaknya. Sungai Cikatapis tidak lagi mengalir tetapi menggenang yang kini mengeluarkan aroma bau tak sedap dan bikin banyak nyamuk,” ujarnya.

Entih mengungkapkan, sebetulnya sungai Cikatapis tidak akan tertutup longsor kalau saja seorang pengusaha yang memiliki tanah di sebrang sungai tidak memasang beronjong menjorok ke aliran sungai.

“Waktu itu juga pemilik sempat ditegur dan sempat menghentikan pekerjaan. Namun dua bulan lalu tau-tau longsor langsung menutup aliran sungai,” paparnya.

Sementara itu, Kepala Desa Cikatapis Darmawan menutukan, pihaknya sudah mendapatkan laporan dan sudah mengecek kelokasi terkait longsornya bronjong yang menutup aliran sungai Cikatapis

“Memang benar tadinya aliran sungai Cikatapis lebar, tapi kini selebar saluran drainase. Terkait hal ini sedang disusun pelaporan kepada dinas terkait untuk segera di tindaklanjuti,” tukasnya. (Yusup).