Banjir Landa Tiga Kecamatan di Kabupaten Lebak

Salah seorang warga di desa Umbul Jaya, Kecamatan Banjarsari, tengah mengevakuasi harta benda miliknya yang terkena banjir, Senin 22/01. (Foto/Istimewa).

LEBAK – Intensitas hujan tingga selama dua hari di Kabupaten Lebak menyebabkan 3 Kecamatan terendam banjir. Tiga Kecamatan itu yakni Kecamatan Banjarsari, Gunung Kencana, dan Cijaku.

Camat Banjarsari, Kabupaten Lebak Abdul Rochim mengatakan, intensitas hujan yang terjadi sejak Minggu (21/01) kemarin sore, menyebabkan puluhan rumah warga dan dua pesantren terendam banjir dengan ketinggian 50 centimeter hingga satu meter.

“Banjir dengan ketingian air mencapai 50 centimeter terjadi di Kampung Ciateul, Desa Cidahu dan merendam pondok pesantren Al – Ikhsan,” kata Abdul Rochim, Senin (22/01).

Selain luapan sungai Ciateul di Desa Cidahu, kata Abdul Rochim luapan sungai juga terjadi pada Sungai Cinapen di Desa Umbul Jaya dan Sungai Ciliman di Desa Tamansari.

“Banjir terparah akibat luapan sungai Cinapen, katinggian air mencapai satu meter dan merendam 21 rumah warga dari 37 Kepala Keluarga di dua Kampung di Desa Umbul Jaya, dan satu Ponpes Al-Ikhsan di Desa Cidahu,” terangnya.

Menurutnya, saat ini banjir terus meluas ke Desa Gunungsari, Desa Lebak Keusik dan Desa Keusik. Pihaknya mengimbau kepada warga yang berada di sepanjang aliran Sungai Ciliman dan Cilember untuk tetap waspada karena curah hujan masih tinggi.

“Saya minta, warga yang bertempat tinggal di sepanjag aliran sungai agar tetap waspada dan segera melaporkan kepada pihak Pemerintah Desa, Relawan Tagana dan TNI, serta Kepolisian apabila luapan air di sungai terua meninggi,” harapnya.

Sementara itu ditempat terpisah Kepala BPBD Kabupaten Lebak Kaprawi mengatakan, banjir selain di Kecamatan Banjirsari juga terjadi di dua wilayah Kecamatan lain, yakni di Kecamatan Gunungkencana satu desa dan di Kecamatan Cijaku satu desa.

Selain banjir lanjut Kaprawi, bencana tanah longsor juga terjadi di wilayah kecamatan Lebak Gedong.

“Sesuai SOP, alhamdulillah saat ini para relawan BPBD dibantu relawan Tagana juga TNI dan Polri sudah berada di lokasi bencana banjir dan longsor,” kata Kaprawi. (Deni).