LEBAK,- Anggota DPRD Fraksi Gerindra, M. Agil Zulfikar meminta agar Pemerintah Daerah (Pemda) Lebak fokus terhadap proses percepatan pemulihan bagi korban banjir bandang yang terjadi pada awal tahun 2020 lalu. Pasalnya, hingga saat ini masih ada sejumlah warga yang menjadi korban banjir bandang yang tinggal di hunian sentara.
“Kondisi terkini sejumlah korban banjir bandang yang ada di Kecamatan Sajira dan Lebak Kedong yang masih tinggal di hunian sementara beralaskan terpal. Salah satunya di Kampung Supang Desa Pajagan,” kata M. Agil Zulfikar saat menggelar rapat paripurna IV di gedung DPRD Lebak, Rabu (15/07/2020).
Ia meminta agar Bupati Lebak fokus terhadap proses pemulihan korban bencana banjir bandang. Sehingga masyarakat terdampak dapat kembali menjalani kehidupanya secara normal.
Selain itu, M Agil juga meminta percepat proses pembebasan lahan Waduk Karian di wilayah Sajira sebagai solusi alternatif. Sehingga masyarakat yang terdampak di wilayah Sajira dapat tinggal dan membangun hunian kembali yang layak, dan memprioritaskan warga terdampak.
“Di Sajra, para korban bencana banjir bandang, rata-rata yang tinggal di hunian sementara beralaskan terpal adalah masyarakat yang di waktu yang sama memiliki lahan yang termasuk dalam Waduk Karian yang belum dibayarkan oleh pemerintah. Seperti di Bungur Mekar, Pajagan, Seupang, Calung Bungur. Mereka di luar saat siang, karena kepanasan. Tetapi saat malam, mereka di dalam karena kedinginan,” katanya
Pada kesempatan tersebut, Dewa muda ini juga mengingatkan seluruh peserta sidang dengan mengutip kata-kata Sayiddina Umar.
“Jika negaraku makmur, maka akulah orang terakhir yang menikmatinya. Tetapi bilamana negaraku menderita, maka akulah orang pertama yang merasakannya,” ungkapnya.
Pihaknya mengajak kepada elemen masyarakat baik eksekutif, legislatif serta seluruh stakeholder untuk mempercepat proses pemulihan korban banjir bandang. (*/Deni).



































