Jalan Utama Wisata Lebak Selatan Tak Bisa Dilalui Roda Empat

 

RANGKASBITUNG – Jalan Utama menuju wisata Lebak Selatan terpaksa dilakukan pengalihan arus, lantaran jembatan Cipajajar yang berada di Desa Cikareo, Kecamatan Cileles, Kabupaten Lebak mengalami kerusakan atau ambrol dan tidak biaa dilalui kendaraan roda empat.

Kepala Bagian (Kabag) Adiministrasi Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Lebak Ajis Suhendi membenarkan, bahwa akses utama menuju ke Lebak Selatan mengalami kerusakan, karena jembatan Cipajajar ambrol atau rusak berat.

“Ya, jembatan Cipajajar rusak berat, sehingga roda empat tidak bisa melalui jalur tersebut. Sementara kita alihkan arus ke jalan Muara Dua – Cileles,” katanya, Jumat (21/06/2019)

 


Lanjut Ajis, sebelumnya pemerintah daerah sudah melakukan pemeliharaan terhadap jembatan tersebut dengan memasang plat besi pada bagian jembatan yang berlubang untuk sementara, agar pengendara dapat melaluinya.

“Kita sudah lakukan pemeliharaan sebelumnya untuk jembatan Cipajajar tersebut, namun saat ini jembatan mengalami kerusakan berat,” katanya.

Ajis meneruskan, akses utama ke Lebak Selatan tersebut secepatnya akan dilakukan perbaikan. “Saat ini kita sedang melakukan pembahasan untuk penanganannya. Insyaallah tahun ini juga akan kita perbaiki. Apalagi jalan itu merupakan jalan utama ke wisata Lebak Selatan seperti Sawarna, Pantai Bagedur dan lainnya,” ucapnya.

Sementara itu, Ketua Gerakan Marhaenisme Nasional Indonesia (GMNI) Kabupaten Lebak Riansyah berharap, perbaikan agar dilakukan secepatnya mungkin, lantaran jalan tersebut merupakan akses utama ke tempat wisata Lebak Selatan. Apabila tidak secepatnya diperbaiki, akan berdampak pada perekonomian masyarakat.

“Saya harap pemerintah bergerak cepat untuk melakukan perbaikan jalan tersebut. Saya kira jalan merupakan hal yang vital dalam perekonomian,” tegasnya. (Omat).