Jumlah Pengunjung Perpustakaan Saidja Adinda Lampaui Target

Bupati Lebak Iti Octavia Jayabaya saat meresmikan perputakaan Saidja Adinda dan Museum Multatuli Rangkasbitung, Rabu 27/12 kemarin (Foto/Yusuf).

LEBAK – Jumlah pengunjung yang datang ke perpustakaan Saidja Adinda melampaui target. Tercatat sebanyak 24 ribu pengunjung datang ke perpustakaan yang terintegrasi dengan musieum Multatuli Rangkasbitung ini.

Kepada Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Asep Komar Hidayat mengatakan, bahwa jumlah pengunjung di sepanjang tahun 2017 yang datang ke Perpustakaan Saidja Adinda telah melampaui target.

“Target pengunjung pada Museum Multatuli dan Perpustakaan Saidja Adinda hanya sebesar 16 ribu orang, akan tetapi pada tahun ini total pengunjung telah mencapai 24 ribu pengunjung,” kata Asep kepada wartawan, Rabu (27/12) kemarin.

Baca juga :
Pecundangi Newcastle, City Perlebar Jarak Dengan MU
Bolos di Hari Pertama Kerja, 4 ASN Diberi Sanksi

Dari total 24 ribu pengujung yang datang ke museum Mulatatuli dan perpuatakaan Saidja Adinda tidak hanya dari Kabupaten Lebak saja, tetapi juga berasal dari Pandeglang, Serang, Tanggerang. Bahkan ada juga pengunjung dari mancanegara seperti Inggris, Belanda, dan Korea yang berkunjung ke Museum Multatuli dan Perpustakaan Saidja-Adinda Rangkasbitung tersebut.

“Kedepan, pengelola museum dan perpustakaan ini akan memperbanyak kegiatan Literasi, agar jumlah pengunjung yang datang kesini bisa lebih meningkat lagi,” ucap Asep.

Sementara itu, Bupati Lebak Iti Octavia Jayabaya dalam sambutanya mengungkapkan, jumlah pengunjung yang telah melampaui target tersebut merupakan keberhasilan yang patut diapresiasi. Kehadiran perpustakaan Saidja Adinda, selain karena bentuknya yang menyerupai Leuit Baduy, tapi juga terintegrasi dengan museum Multatuli. Sehingga memiliki daya tarik bagi pengunjung.

“Dengan terlampaui nya target pengunjung pada tahun ini, menandakan bahwa Museum Multatuli memiliki daya tariknya sendiri, sehingga jumlah pengunjung pada tahun ini melonjak,” kata Iti Octavia Jayabaya saat meresmikan Perpustakaan Saidja Adinda.

Iti Octavia berharap, Museum Multatuli ini jangan hanya menjadi tempat berfoto oleh pengunjung, tetapi pengunjung juga harus mau meluangkan waktunya untuk membaca buku di Perpustakaan Saidja Adinda.

“Saya harap Museum Multatuli ini tidak hanya menjadi tempat untuk berselfie ria, tetapi pengunjung bisa meluangkan waktunya untuk menambah ilmu pengetahuan dan wawasan dengan cara membaca buku di Perpustakaan Saidja Adinda,” harapnya.

Lebih lanjut Iti mengatakan, demi menggenjot jumlah pengunjung Museum Multatuli dan Perpustakaan Saidja Adinda pada tahun yang akan datang, Pemkab Lebak akan menambah koleksi yang akan dipamerkan di museum.

“Pada bulan Febuari 2018 nanti, pengelola Museum akan menambah jumlah koleksinya yang akan didatangkan langsung dari Belanda,” tandasnya. (Yusuf/Alvin).