LEBAK – Ruas jalan provinsi yang menghubungkan Kecamatan Cipanas dan Cibeber tertimbun material longsor di Desa Sukamulya, Kecamatan Cibeber, sejak Jumat (2/11) lalu. Akibat kejadian tersebut, arus lalu lintas dari kedua arah terputus, karena jalan tidak bisa dilintasi kendaraan.
Pegawai Balai Pelaksana Teknis Jalan dan Jembatan (BPTJJ) Wilayah Lebak pada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Banten Kuncoro mengatakan, baru mendapatkan informasi Jalan Cipanas – Warung Banten terputus akibat tertimbun longsor pada Sabtu akhir pekan lalu. Saat itu, pimpinan langsung memerintahkan dirinya untuk menangani persoalan tersebut. Untuk itu, lelaki yang akrab disapa Ukun ini langsung mengirimkan alat berat ke lokasi.
“Satu unit alat berat sudah kita terjunkan untuk menangani longsor di Jalan Cipanas – Warung Banten. Bahkan, siang ini kita kembali turunkan Beko kecil agar penanganan bisa lebih cepat,” kata Ukun ketika dihubungi melalui sambungan telepon selulernya, Senin (5/11/2018).
Penanganan jalan longsor di Cibeber harus hati-hati, karena kontur tanah di sana masih labil. Apalagi, beberapa hari terakhir hujan deras mengguyur wilayah Lebak Selatan, sehingga dikhawatirkan terjadi longsor susulan. Tapi, sekarang badan jalan sudah bisa dilalui kendaraan bermotor.
“Target kami, jalan raya sudah bisa dilalui mobil pada Selasa besok. Kami akan kerja keras bersama pemerintah desa untuk menangani timbunan jalan longsor tersebut,” paparnya. (Deni).





































